Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memimpin langsung gerakan penanaman mangrove di Dusun Limung, Desa Pungkit. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memimpin langsung gerakan penanaman mangrove di Dusun Limung, Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara, Jumat sore (31/7/2026).

Kegiatan yang diprakarsai Kodim 1607/Sumbawa bersama Pemerintah Kecamatan Moyo Utara serta didukung PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) ini mendapat sambutan antusias dari ratusan warga pesisir.

Turut hadir mendampingi Bupati, unsur Forkopimda, Wakil Ketua III DPRD Sumbawa, para Asisten Sekda, kepala OPD, Ketua TP-PKK Kabupaten Sumbawa, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Camat Moyo Utara, tokoh masyarakat, serta para pelajar dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengaku terharu melihat tingginya partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir. “Visi kita adalah Sumbawa Unggul, Maju, Sejahtera. Salah satu pilarnya adalah Sumbawa Hijau Lestari,” tegas Bupati.

Baca Juga:  NTB Percepat Revisi Tata Ruang, Perkuat Mitigasi Bencana dan Kepastian Investasi

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk terus menghijaukan wilayah dari kawasan pegunungan hingga pesisir. Menurutnya, sejak tahun 2025 berbagai program penghijauan telah dilaksanakan, mulai dari penanaman di kawasan hutan yang gundul hingga rehabilitasi pantai yang mengalami abrasi. Pemerintah juga terus menyediakan bibit yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung gerakan penghijauan.

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati juga berkomitmen memberikan reward kepada masyarakat maupun kelompok yang bersedia menanam sekaligus merawat mangrove secara berkelanjutan.

Menurut Bupati, berdasarkan informasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon dan menghasilkan oksigen yang jauh lebih besar dibandingkan banyak jenis tanaman daratan. Karena itu, keberadaan mangrove tidak hanya melindungi pantai dari abrasi, tetapi juga menjadi investasi penting bagi masa depan lingkungan.

Baca Juga:  HAN 2026 : Gubernur NTB Tegaskan Kasih Sayang Orang Tua adalah Hak Terbesar Anak

“Hijaunya pantai ini akan memberikan suasana baru bagi masyarakat pesisir dan menghadirkan kesejukan. Semua ini kita lakukan untuk kebaikan anak cucu kita di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Kav. Basofi Cahyowibowo, S.T., menjelaskan bahwa kegiatan penanaman mangrove merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus wujud nyata komitmen TNI, khususnya Kodim 1607/Sumbawa, dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI bersama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ekosistem pesisir sekaligus mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Baca Juga:  Sinergi Dinkes dan Diskominfotiksandi Percepat Digitalisasi Informasi Layanan Kesehatan di Sumbawa

Kegiatan ditutup dengan penanaman mangrove secara bersama-sama oleh Bupati Sumbawa, jajaran Forkopimda, TNI-Polri, manajemen PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), pelajar, mahasiswa, serta ratusan warga pesisir yang turut ambil bagian dalam gerakan pelestarian lingkungan tersebut. (*)