ADVERTORIAL

Pandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD NTB 2022

165

NUSRAMEDIA.COM — Jum’at siang (26/11) kemarin, DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali menggelar Rapat Paripurna. Agenda fokus kali ini terkait Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD NTB TA 2022.

Rapat itu dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD NTB Muzihir didampingi Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda. Kemudian turut pula membersamai Wakil Ketua I DPRD NTB Mori Hanafi dan Wakil Ketua III DPRD NTB, Abdul Hadi.

Tak hanya itu, adapun sejumlah anggota dewan dan Gubernur NTB diwakili oleh Asisten I Setda NTB Baiq Eva Nurcahyaningsih dan lainnya. Rapat paripurna dengan agenda tersebut terbilang berlangsung singkat. Pasalnya, pandangan umum fraksi diserahkan langsung tanpa dibacakan.

Baca Juga:  Bank NTB Syariah dan JSIT NTB Jalin Kerjasama

Sembilan fraksi yang ada di DPRD NTB yaitu meliputi Golkar, Gerindra, PPP, PKS, Demokrat, PKB, PAN, NasDem dan BPNR langsung menyerahkan pandangan umumnya ke pimpinan sidang. Diserahkan tanpa dibacakannya pandangan umum fraksi-fraksi itu bermula lantaran salah seorang anggota fraksi golkar melakukan interupsi.

“Interupsi pimpinan, mengingat protokol COVID19 kiranya mohon kebijakan di paripurna untuk menyampaikan pandangan fraksi, kita serahkan langsung (tanpa perlu dibacakan),” kata Puaddi-Jubir Fraksi Golkar. “Kita tawarkan apakah disetujui?,” tanya Muzihir. “Setuju,” jawab anggota dewan secara serentak sembari menotokan palu oleh politisi PPP Dapil Kota Mataram.

Baca Juga:  Pemda Didorong Mengolah Potensi Alam : "Kita Harus Punya Keberanian"

Muzihir juga lantas tak menepis, bahwa diprediksinya sangat banyak pertanyaan, pernyataan, baik itu bersifat usul maupun saran. “Terkait jawaban gubernur, Insya Allah. Senin 29 November 2022. Apakah dapat disetujui,” tanyanya lagi sembari disambut setuju. (red)

Artikel sebelumyaBupati Djohan Tanggapi Pemandangan Umum Fraksi Terkait RAPBD 2022
Artikel berikutnyaSemua Pihak Diajak Berkolaborasi Bangkitkan Pariwisata NTB