EKBIS

Dinilai Bantu Pemerintah, Bang Zul Dukung Industrialisasi ala BEM UNRAM

73
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah

NUSRAMEDIA.COM — Gubernur NTB Zulkieflimansyah mendukung penuh Program Kampung Kreasi yang diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram (UNRAM).

Pasalnya, program tersebut dinilai dapat membantu pemerintah mengenalkan industrialisasi kepada masyarakat.

“BEM memang harus melakukan gerakan yang langsung dirasakan masyarakat. Aktifis kampus punya peran lain yang bisa dilakukan,” kata Gubernur saat menerima audiensi Perwakilan BEM UNRAM, Senin (18/10).

Bang Zul kerap orang nomor satu di NTB itu disapa, juga memberikan stimulan untuk kegiatan mahasiswa tersebut. Kampung Kreasi sendiri telah dilaksanakan sejak Agustus 2021 lalu.

Baca Juga:  Perda Konversi Jamkrida ke Syariah Diputuskan Bulan Ini

Yakni tepatnya di Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat dan akan berakhir pada November 2021 mendatang.

Hasil bumi berupa pisang yang menjadi ikon Desa Pakuan, Kecamatan Narmada menggugah BEM UNRAM melakukan pendampingan industri pengolahan pisang yang selama ini dijual langsung.

Petani pisang biasanya menjual setandan pisang seharga Rp 50 ribu yang jika diolah dan dikemas menjadi produk lain akan bernilai ekonomis lebih.

“Selama tiga bulan selain pendampingan untuk pengolahan, ada pula pameran hasil produksi olahan yang sudah dipelajari dari pengemasan sampai penjualan,” ujar Perwakilan BEM UNRAM, Khairul Muamalah.

Baca Juga:  Kabupaten/Kota di NTB Harus Kreatif dan Aktif Menangkap Peluang

Dengan tema ekonomi kreatif dan pendidikan, Kampung Kreasi BEM Unram juga memiliki program literasi dan buta aksara.

Bahkan penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan memanfaatkan bank sampah ditiap sekolah juga sosialisasi pencegahan pernikahan dini. (red) 

Artikel sebelumyaMau Nonton World Superbike? Ini Syarat Pembelian Tiketnya..!
Artikel berikutnyaSatresnarkoba Polres Sumbawa Gerebek Kos-Kosan di Pelampang