EKBIS

Kabupaten/Kota di NTB Harus Mampu Melihat Peluang

58
Anggota DPRD NTB, Made Slamet

NUSRAMEDIA.COM — Indonesia umumnya, NTB khususnya patut berbangga diri. Karena telah memiliki sirkuit balapan dunia yang tak kalah dengan negara lainnya.

Sirkuit Mandalika yang berada di Lombok Tengah, nampaknya akan menjadi titik balik sebuah perubahan besar, khususnya untuk Provinsi NTB.

Setelah sempat dipukul mundur dengan berbagai bencana, kini tiba waktunya NTB akan jauh melesat tinggi. Ibarat sebuah busur yang melepaskan anak panahnya dengan kencang. Mungkin itulah gambaran NTB kedepan.

Pasalnya, berbagai event internasional akan terlaksana di bumi NTB. Antara lain seperti World Superbike (WSBK) pada November 2021. Tak hanya itu, adapun ajang balapan dunia yang paling dinantikan.

Yakni menyaksikan langsung para rider dunia melesat kencang dalam menunggang kuda besinya pada gelaran MotoGP tahun 2022 mendatang.

NTB sebagai tuan rumah hingga kini terus fokus berbenah serta memaksimalkan segala sesuatunya. Oleh karenanya, dengan adanya event internasional itu, seluruh daerah di NTB diharapkan mampu melihat peluang.

Baca Juga:  Dinilai Bantu Pemerintah, Bang Zul Dukung Industrialisasi ala BEM UNRAM

Anggota DPRD NTB, Made Slamet menyarankan agar kabupaten/kota dapat mengambil peranan dengan kehadiran berbagai event internasional tersebut di NTB.

Meski gelaran itu terpusat di Lombok Tengah, kehadiran WSBK dan MotoGP diharapkan dapat memberikan dampak luas. Tak hanya di Pulau Lombok, tapi juga di Pulau Sumbawa.

Maka dari itu, kabupaten/kota melalui kepala daerahnya masing-masing didorong harus bergerak serta diharapkan mampu melihat peluang dan mengambil peranan.

Terutama dalam mempromosikan potensi daerahnya masing-masing. Menurut Made, gelaran event ini, tentunya akan menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan.

Karena wisatawan dari berbagai belahan dunia tentu akan tertuju ke NTB untuk menyaksikan olahraga balap motor bergengsi tersebut secara langsung.

Selain itu, diyakini Made para wisatawan mancanegara tentu tidak akan melewatkan berbagai potensi yang ada di NTB. Terutama dalam menikmati keindahan alam atau sisi pariwisata NTB.

Pulau Lombok, menurut dia sangat kental dengan pariwisatanya. Sehingga sudah pasti, warga dunia yang berkunjung akan menikmati keindahan alam Pulau Seribu Masjid.

Baca Juga:  Kesempatan Emas, Kota Mataram Tuan Rumah Event FIFGROUP FEST

Meski demikian, dikatakan politisi PDI Perjuangan itu, potensi serupa dan tak kalah menariknya juga dimiliki oleh Pulau Sumbawa. Oleh karenanya, daerah di Pulau Sumbawa didorong mempromosikan potensi daerahnya masing-masing.

Dengan harapan, agar para wisatawan dunia yang berkunjung ke NTB nantinya, tidak hanya terfokus di Pulau Lombok. Tapi juga dapat menarik wisatawan dunia untuk berkunjung ke Pulau Sumbawa.

“Karena yang datang itu bukan hanya penonton (biasa), bisa jadi pebisnis juga. Mereka tentu akan melibat segala potensi yang ada di Lombok, begitu juga di Sumbawa nantinya,” kata Anggota Komisi II DPRD NTB ini.

Ditegaskan Made, kolaborasi dan koordinasi menjadi salah satu kunci kuat agar kehadiran WSBK dan MotoGP benar-benar dapat memberikan dampak atau manfaat secara merata di NTB.

Maka dari itu, ia mendorong agar adanya koordinasi antara Pemprov dan Pemda/Pemkot menyatukan langkah dalam menyambut WSBK-MotoGP mendatang.

Baca Juga:  Dinilai Bantu Pemerintah, Bang Zul Dukung Industrialisasi ala BEM UNRAM

“Harus ada koordinasi antara seluruh kepala daerah di NTB. Yang terpenting juga, (kabupaten/kota) harus kreatif. Terutama dalam mempromosikan potensi yang ada didaerahnya masing-masing,” kata Made.

“Karena kalau hanya menunggu, ya tidak akan bisa jika tidak dipromosikan. Intinya harus mampu melihat peluang dalam menawarkan potensi disetiap daerahnya masing-masing,” imbuhnya.

Potensi yang ada saat ini, khususnya di kedua pulau, menurut wakil rakyat di Udayana asal Dapil Kota Mataram itu, perlu diperbaiki dan ditata seindah mungkin.

Sehingga dapat membuat daya tarik untuk mau dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Khusus di Pulau Sumbawa, menurut Made, potensi yang seperti sisi destinasi wisatanya juga tak kalah menarik.

“Dompu, Bima juga punya (destinasi wisata), dan Sumbawa juga banyak. Tinggal ditata di perbaiki saja. Tinggal digalakkan promosinya saja, sambil tetap mengedepankan pola koordinasi yang baik antara Pemprov, Pemda/Pemkot. Sehingga kehadiran event-event ini berdampak luas,” demikian Made Slamet. (red) 

Artikel sebelumyaYuk Daftar! ESPE Syndicate Siap Gelar Pemilihan Raja dan Ratu Dangdut NTB
Artikel berikutnyaDPRD Pertanyakan Keputusan Strategis Pemprov NTB