EKBIS

Ketua DPRD Sumbawa Apresiasi Berkembangnya UMKM Desa Marente

296

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Sejumlah wilayah di Kabupaten Sumbawa cukup terkenal dengan daerah penghasil kopinya. Salah satunya yaitu Desa Marente Kecamatan Alas. Selain memproduksi olahan kopi, pegiat usaha mikro kecil menengah (UMKM) Desa setempat juga berinovasi dengan membuat pengharum ruangan atau mobil menggunakan kopi asli yang diproduksi.

Atas capaian tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq menyampaikan apresiasinya. Dikatakan, ia cukup terkejut dengan adanya pengharum mobil yang diproduksi UMKM Desa Marente. Pasalnya selama ini, pengharum mobil yang terbuat dari kopi asli hanya dikenal berasal dari Bali ataupun Toraja. Namun, dengan adanya ini mengartikan Sumbawa sudah mampu melangkah lebih jauh dalam persaingan UMKM dengan daerah lain.

Baca Juga:  Apresiasi Langkah Gebrakan Bang Zul, Sambirang : "Event Itu Mesin Pertumbuhan Ekonomi"

“Alhamdulillah kemarin saya coba jalan-jalan ke Desa Marente. Saya bertemu dengan salah satu pegiat UMKM di situ. Jadi saya melihat kemasan kopi, Cuma saya kagetnya ketika muncul produk kopi pengharum  mobil itu. Yang selama ini kan, yang kita beli di took berjejaring produksi bali. Tapi Alhamdulillah disana sudah diproduksi dan kualitasnya, dari sisi harumnya khas sekali, natural sekali. Itu kan bisa bertahan satu bulan. Artinya ini kan sudah mulai tumbuh pegiat ekonomi lokal dimasing-masing wilayah. Kita juga harus mengapresiasi ke Pemerintah Daerah yang telah  berupaya dengan program strategisnya membina teman-teman dari pengusaha lokal ini,” ujarnya kepada wartawan, Senin (18/11).

Baca Juga:  Pedasnya Menantang, The Sultan Food Luncurkan Raja Sambal

Dijelaskan Rafiq akrab disapa Ketua DPRD Sumbawa, pengembangan produk seperti yang dilakukan UMKM Desa Marente dapat menjadi contoh bagi UMKM lainnya. Dan ini juga harus didukung oleh pihak Legistlatif dan Eksekutif dalam memperkenalkan produk asli Sumbawa ke daerah luar.

“ Ini juga harus diviralkan agar teman-teman tau bahwa di Sumbawa ada, mudah-mudahan dengan yang saya posting disosial media inilah saatnya. Kita beli produk Sumbawa, kita bela produk sumbawa dan kita cintai produk Sumbawa,” jelasnya.

Untuk kedepan, pihaknya akan membahas hal ini agar dapat diakomodir oleh toko berjejaring yang ada di Sumbawa. Tidak hanya untuk produksi UMKM Desa Marente tapi juga untuk UMKM lainnya. Seperti Kopi Tepal, Kopi Ropang, Madu Sumbawa dan produksi khas Sumbawa yang dihasilkan para pelaku UMKM. Karena untuk ini juga sudah tercantum dalam Perda.

Baca Juga:  KDEKS NTB Segera Dibentuk

Selain itu, Rafiq juga berinisiatif untuk mengajak para anggota DPRD Sumbawa untuk melihat langsung sentra UMKM yang ada di Sumbawa.

“InsyaAllah dalam waktu dekat dalam pembahasan, saya akan memimpin semua komisi ke Desa Marente. Selanjutnya kami akan memimpin semua komisi ke titik atau sentra UMKM yang ada itu. Dan kami akan bersurat ke masing-masing camat, Desa untuk menyiapkan acara. Sehingga masyarakat tau teman-teman DPR datang dan menjadi semangat para pelaku usaha tersebut untuk berkerasi,” tukasnya. (red) 

Artikel sebelumyaFraksi-Fraksi Setujui 4 Raperda Dibahas Lebih Lanjut
Artikel berikutnyaTersisa Dua Bidang, Pembebasan Lahan Pasar Seketeng Segera Tuntas