EKBIS

NTB Punya Tiga Jurus Jitu Pulihkan Ekonomi

87
Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Dr Najamuddin Amy, S.Sos., M.M

NUSRAMEDIA.COM — Untuk memulihkan perekonomian pasca pandemi COVID19, nampaknya Nusa Tenggara Barat memiliki tiga jurus jitu. Pertama, program unggulan industrialisasi, kedua desa wisata dan ketiga adalah digitalisasi. Ketiga hal itu menjadi strategi Pemprov NTB.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy menegaskan, bahwa sejak tahun 2019, Pemprov sudah menyiapkan beberapa program. Antara lainnya program unggulan 99 desa wisata untuk menggali potensi tiap desa bahkan pasca gempa 2018 lalu.

Disisi lain pihaknya juga mengaku tak pernah menyangka daerah kembali dihadapkan dengan persoalan baru, yaitu pandemi COVID19. Informasi tentang desa desa wisata di media sosial, menurut pria yang kerap disapa Doktor Najam itu, ikut membangun optimisme menggeliatnya ekonomi.

Baca Juga:  Perda Konversi Jamkrida ke Syariah Diputuskan Bulan Ini

Terutama terhadap masyarakat dengan menyasar potensi wisatawan domestik. Itulah sebabnya, strategi digitalisasi menjadi penting. Terlebih diera konvergensi media juga mendukung program desa wisata dan industrialisasi dalam menciptakan branding.

Bahkan pemanfaatan teknologi sekaligus pasar untuk promosi potensi desa. “Termasuk produk UMKM lokal masyarakat dihasilkan dari industri berbasis masyarakat,” kata pria kelahiran asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tersebut.

Senada dengan hal itu, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Angela Tanoesoedibyo mengatakan, Kementerian Parekraf pasca pandemi menyasar pasar domestik pariwisata akibat trend pasar yang berubah.

Baca Juga:  Kabupaten/Kota di NTB Harus Kreatif dan Aktif Menangkap Peluang

“Kontribusi pasar domestik di 2019 sebesar 307 triliun dengan pergerakan 280 juta wisatawan dan terus membesar,” ujar Angel. Ditambahkannya, digitalisasi juga mengakselerasi kebangkitan pariwisata dengan promosi dan pengembangan produk produk UMKM.

Sementara itu Yulia Supadmo, Pemimpin Redaksi RTV yang juga menjadi narasumber talkshow bertajuk Positif Jurnalisme dalam membangkitkan pariwisata pasca pandemi dalam rangka Kongres VI IJTI menyebut kebangkitan gerakan jurnalisme positif harus terus didorong. “Agar konsumsi informasi masyarakat dapat membangkitkan gairah baru ditengah badai infornasi media digital,” demikian. (red) 

Baca Juga:  Perda Konversi Jamkrida ke Syariah Diputuskan Bulan Ini
Artikel sebelumyaAnggaran Pilkada NTB Belum Disusun
Artikel berikutnyaPesilat Pagar Nusa di Sumbawa Langsung Menang di Porkab