HEADLINE

74 Supir Truk Asal NTT Terlantar dapat Bantuan Makanan

80

MATARAM — Sebanyak 74 orang sopir truk pengangkut logistik yang berjumlah 38 unit sudah dua bulan tertahan di pelabuhan Lembar, Lombok Barat-NTB setelah menyebrang dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Kendaraan yang akan menuju pelabuhan Waingapu, Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu terlantar. Karena kapal Egon yang melayani rute Lembar-Waingapu sedang dalam masa perawatan dan perbaikan (Docking).

“Saya disini sudah mau dua bulan,” kata Umbu Domu Ninggeding salah seorang sopir truk, saat diberikan bantuan oleh Pemrov NTB melalui Dinas Sosial NTB di Lembar.

Kepala Dinas Sosial NTB, H Ahsanul Khalik yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Sebagai bentuk kepedulian Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah, melalui Dinsos NTB memberikan bantuan berupa makanan kepada puluhan sopir truk ini pada Jum’at (3/8) kemarin.

Baca Juga:  Gerindra Siapkan Pendampingan Hukum untuk Wabup Danny

“Kami awalnya mendapat informasi dari kawan-kawan wartawan tentang adanya sejumlah sopir dari NTT yang terlantar di Pelabuhan Lembar dan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan makan mereka karena sudah kehabisan bekal,” katanya, Sabtu (4/8).

“Kami memberikan bantuan paket makanan siap saji kepada 74 orang awak truk yang berasal dari NTT dan saat ini terlantar menunggu angkutan penyeberangan,” tambah pria yang akrab disapa AKA ini.

Ditegaskannya, bantuan makanan tersebut merupakan bentuk respons cepat Pemprov NTB kepada warga yang membutuhkan.
Hal itu juga sesuai arahan Gubernur NTB (Bang Zul) yang meminta jajarannya cepat tanggap terhadap siapapun yang mengalami kesulitan diwilayah NTB dengan tidak memandang asal, suku dan agama.

Baca Juga:  Kritikan dan Apresiasi Warnai DPRD NTB Bicara 3 Tahun Zul-Rohmi

Selain memberikan bantuan makanan siap saji, dikatakan Ahsanul Khalik, pihak Dinsos NTB juga segera mengkoordinasikan persoalan tersebut dengan Pelni dan Paguyuban Masyarakat NTT di Mataram.

“Bantuan diserahkan oleh Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial NTB, Chandra Aprinova kepada perwakilan sopir,” demikian mantan Kepala Pelaksana BPBD NTB ini.

Terkait adanya bantuan itu, Umbu Domu Ninggeding sebagai perwakilan para sopir mengaku sangat senang adanya bantuan tersebut. Bantuan makanan akan sangat membantu mereka untuk bertahan hidup sampai bisa balik ke kampung halaman.

Baca Juga:  Panen Padi di Sumbawa, Johan : Tidak Ada Alasan Lagi Bagi Pemerintah Lakukan Impor Beras!

“Kami berterimakasih kepada Bapak Gubernur NTB yang sudah memerintahkan dinas sosial membantu kami,” ucap Umbu. Mereka mengaku tidak bisa membalas kebaikan gubernur NTB dan jajarannya. “Tuhan yang akan membalasnya,” demikian sembari menyatakan sebagai umat Kristiani, dia mendoakan keselamatan dan kebaikan untuk warga dan Gubernur NTB yang telah membantu mereka. (red) 

Artikel sebelumyaApresiasi Sikap Gubernur Tuntaskan Masalah, Sambirang : “Benar-Benar Solutif”
Artikel berikutnyaGanjar Unggul, AHY Semakin Moncer