HEADLINE

Apron Bandara Lombok Siap Tampung Belasan Pesawat

74

LOMBOK TENGAH — Jelang gelaran ajang balapan dunia seperti World Superbike (WSBK) dan MotoGP, Nusa Tenggara Barat nampak terus berbenah maksimal.

Salah satunya soal kesiapan bandara internasional lombok (BIL) di Lombok Tengah. Pasalnya, BIL sendiri lokasinya sangat berdekatan dengan sirkuit Mandalika.

Kini BIL pun siap menyambut pesawat kargo. Saat ini, PT Angkasa Pura I (Persero) BIL sudah menyelesaikan perluasan apron sisi barat dengan luas total 136.300 meter persegi.

Dimana, apron Bandara Lombok bisa menampung sebanyak 16 pesawat, dengan konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body.

Baca Juga:  Peserta SKD CPNS NTB Diminta Percaya dengan Kemampuan Diri

“Perluasan apron ini untuk mendukung operasional pesawat berbadan lebar (wide body) sekelas B777 dan pesawat kargo logistik MotoGP Mandalika,” ujar GM PT AP I, Nugroho Jati kepada wartawan.

Menurut dia, tuntasnya proyek perluasan apron Bandara Lombok, tidak lain merupakan bentuk komitmen PT AP I BIL dalam mendukung kelancaran perhelatan balapan dunia ini.

Termasuk, kata Nugroho Jati, berbagai event lainnya yang akan digelar di Kawasan Ekonomi Khususu (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, NTB.

Baca Juga:  Hazmi Hamzar : Rantai Sabuk Pengamanan NTB Harus Kuat!

“Bandara Lombok juga akan terus berupaya agar beberapa proyek pengembangan lainnya dapat segera dituntaskan,” ujarnya.

“Seperti perpanjangan dan peningkatan daya dukung runway serta pengembangan fasilitas kargo dapat selesai tepat waktu,” imbuhnya.

Dikatakannya, pengembangan terminal baru Bandara Lombok juga diperluas. Totalnya mencapai 43.501 persegi dan memiliki kapasitas sekitar 7 juta penumpang pertahun.

Luas sebelumnya, kata dia, hanya 24.123 meter persegi, dengan kapasitas yang hanya dapat menampung 3,5 juta penumpang pertahunnya.

“Yang pasti, saat ini Bandara Lombok juga terus berupaya menyelesaikan beberapa proyek pengembangan bandara lainnya,” tegasnya lagi.

Baca Juga:  Satgas Terjunkan Tim Fokus Lakukan Perbaikan Data Tata Kelola Aset di Gili Trawangan

Selain pengembangan fasilitas kargo, perpanjangan runway dan peningkatan daya dukung, adapun hal lainnya menjadi fokus, yaitu pembangunan gedung anjungan dan parkir kendaraan. (red) 

Artikel sebelumyaLBS Soroti Pelaksanaan Vaksinasi
Artikel berikutnyaBupati KSB : “Bukti Dukung NTB Sehat dan Cerdas”