HEADLINE

Event Dunia di Mandalika Harus Memberikan Dampak Besar Bagi NTB

48
Anggota DPRD NTB asal Dapil Lombok Tengah, Mohammad Akri

NUSRAMEDIA.COM — Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Mohammad Akri mengapresiasi upaya pemerintah dalam memaksimalkan berbagai event dunia yang terlaksana di Lombok, NTB.

Menurut dia, dengan hadirnya Sirkuit Internasional Mandalika dibarengi berbagai gelaran balap motor dunia itu harus memberikan dampak atau kemanfaatan yang besar.

Baik dari sisi pariwisata maupun ekonomi bahkan sektor lainnya. Terutama bangkitnya perekonomian NTB. Masyarakat, kata dia, harus dilibatkan dengan menonjolkan berbagai potensi.

Terlebih dalam mempromosikan produk-produk lokal NTB dan lain sebagainya. “Agar dampaknya (berbagai event dunia) ini bisa sangat terasa,” kata politisi PPP tersebut.

Baca Juga:  Pulau Sumbawa Dapat Apa? Akhdiansyah : Kita Dapat Samota, Kembangkan!

“Kita apresiasi, ini adalah kesempatan yang harus dimanfaatkan,” imbuh Wakil Rakyat di Udayana jebolan Dapil Lombok Tengah yang duduk di Komisi II ini, Kamis (18/11) di Mataram.

Dia menekankan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah setempat harus mampu berkolaborasi dengan baik. Serta tidak lupa agar keberadaan masyarakat juga difikirkan untuk ikut ambil bagian.

“Jangan sampai membatasi apalagi harus menyingkirkan orang-orang lokal. Ini perlu difikirkan oleh pemerintah. Dan pentingnya lagi, Pemprov NTB dan Pemda Loteng harus mampu bersinergi,” tegas Sekretaris DPW PPP NTB ini.

Baca Juga:  Gubernur NTB Akan ke Abu Dhabi Perjuangkan F1

Berdasarkan kacamatanya, Akri menilai sejauh ini dengan kehadiran event-event ini belum memberikan dampak yang signifikan, terutama soal ekonomi. “Euforianya besar, tapi dampak ekonominya masih kurang,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui jika dampak ekonomi belum sepenuhnya. Mengingat berbagai event dunia itu baru saja dimulai dan belum merupakan puncaknya.

Baik itu gelaran Idemitsu Asia Talent Cup (IATC), World Superbike. “Tapi Insya Allah, mungkin karena belum gelaran puncaknya yaitu MotoGP. Karena puncaknya ini adalah MotoGP 2022 mendatang. Nah, mungkin nanti akan sangat terasa (menggeliatnya perekonomian),” demikian Mohammad Akri. (red) 

Baca Juga:  SE Gubernur NTB Dipastikan Hoax
Artikel sebelumyaPilkada Lobar 2024, Farin : “Tergantung Keputusan Partai”
Artikel berikutnyaDPRD Sumbawa Pastikan Tenaga P3K Sudah Ditetapkan