HEADLINE

Haji Mo’ Kantongi KTA PDIP

534

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Nama H Mahmud Abdullah atau kerap dikenal dengan panggilan Haji Mo’ – Wakil Bupati Sumbawa belakangan ini cukup marak diperbincangkan publik, khususnya di Kabupaten Sumbawa.

Nampaknya orang nomor dua di Sumbawa itu telah mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA) PDI Perjuangan. Ini sebagaimana diungkapkan oleh Sekretaris DPD PDIP Nusa Tenggara Barat, Lalu Budi Suryata, Senin (3/2) kepada media ini.

Menurut dia, kini pihaknya telah resmi menjadikan Haji Mo sebagai kader partai yang berlambangkan banteng bermoncong putih tersebut. Itu ditandai dengan telah diterimanya KTA PDI Perjuangan.

Adapun alasan kuat Haji Mo’ ‘dimerahkan’, lantaran menurut Budi Suryata, karena mantan Sekda Sumbawa itu sebenarnya dulu adalah notabene PDI Perjuangan.

Baca Juga:  Peserta SKD CPNS NTB Diminta Percaya dengan Kemampuan Diri

“Dan sekarang beliau sudah kita jadikan kader. Kemudian, sudah mengantongi (KTA PDIP). Jadi beliau DNA nya itu PDI Perjuangan,” ujar Ketua Fraksi Bintang Perjuangan Nurani Rakyat (BPNR) DPRD NTB ini.

Mengenai Pilkada Sumbawa, ditegaskan oleh Budi Suryata, bahwa PDI Perjuangan NTB mentok mengusung Haji Mo’ untuk dipasangkan dengan Dewi Noviany yang tak lain adik kandung dari Gubernur NTB.

“Sesuai hasil rapat (DPD PDIP NTB) waktu itu, kami tetap mengusung Haji Mo bersama Novi,” tegasnya.

Saat ini nama/berkas Haji Mo’ kata dia, telah diusulkan ke pihak DPP PDI Perjuangan. Dimana saat ini semuanya sedang berproses dan tinggal menunggu hasil keputusan DPP Partainya.

Karena biar bagaimanapun masih kata mantan Ketua DPRD Sumbawa itu, finalisasi keputusan PDI Perjuangan adalah kewenangan pihak DPP. Salah satu pertimbangan lahirnya keputusan DPP nanti lanjutnya, yaitu masukan dari DPC dan DPD.

Baca Juga:  Ketum DPP PAN Berikan Sinyal Dukung Zul-Rohmi Jilid II

“Itulah makanya kami kemudian DPD PDI Perjuangan merefresensikan DPP itu dengan membentuk desk pilkada. Nah, nanti pertimbangan DPP yang menjadi pertimbangannya adalah masukan dari DPC dan DPD,” jelasnya.

“Intinya kita tinggal menunggu (keputusan final). Dan untuk keputusan kami (DPD) sudah memutuskan mengusung Haji Mo’,” imbuh pria yang kerap disapa LBS ini.

Disisi lain ia juga mempertegas bahwa PDI Perjuangan tidak mengusung Bupati Sumbawa saat ini yaitu HM Husni Djibril, karena berbagai pertimbangan, salah satunya mengenai kesehatannya.

Berangkat dari itu, pihak DPD PDI Perjuangan NTB akhirnya mencari alternatif lain yaitu mengusung Haji Mo. Haji Mo sendiri masih kata Budi Suryata, diketahui sosok yang baik dimata partainya.

Baca Juga:  Satgas Terjunkan Tim Fokus Lakukan Perbaikan Data Tata Kelola Aset di Gili Trawangan

“Dan kita sudah tahu kapabilitas, kapasitas termasuk integritas beliau. Bagaimana kemudian beliau juga begitu sangat perhatian terhdap partai dan kemudian koordinasi dan komunikasi beliau nyambung baik dengan kami,” demikian LBS.

Sementara itu, H Mahmud Abdullah yang dikonfirmasi NUSRAMEDIA pagi tadi terkait kebenaran soal KTA juga membenarkan prihal tersebut.

Wabup nampaknya memilih irit berbicara, namun ia menegaskan bahwa KTA PDI Perjuangan telah dikantongi olehnya. Dimana itu juga sekaligus menandakan bahwa Haji Mo kini resmi sebagai kader PDIP. “Iya benar (Sudah Menerima KTA),” demikian ucapnya singkat. (red) 

Artikel sebelumyaSekolah Bersih dan Sehat Pondasi Pendidikan Karakter
Artikel berikutnyaBerkunjung ke NTB, Bang Zul Sambut Hangat Gubernur Sulut dan Ketua PBNU