HEADLINE

Insiden Boks Kargo Ducati Jelang WSBK Mandalika Disayangkan

62
Ketua Komisi II DPRD NTB, H Ridwan Hidayat

NUSRAMEDIA.COM — Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, H Ridwan Hidayat menyayangkan adanya insiden pembukaan boks kargo tim ducati menjelang World Superbike (WSBK) 2021 di Mandalika. Pasalnya salah seorang oknum diduga panitia lokal penyelenggara MGPA terekam dalam sebuah video singkat “mengutak-atik” logistik berisikan motor pebalap Ducati.

Yaitu tunggangan kuda besi Michael Ruben Rinaldi pebalap Motor Ducati Panigale V4R. Video tersebut cukup viral disosial media. Kabarnya, akibat kejadian itu membuat Tim Ducati kecewa berat. Hal inipun menuai sorotan banyak pihak, terutama warganet. Bahkan telah diberitakan oleh berbagai media lokal, nasional hingga internasional. Tak terkecuali, insiden itupun sangat disayangkan oleh anggota DPRD NTB.

Baca Juga:  Pulau Sumbawa Dapat Apa? Akhdiansyah : Kita Dapat Samota, Kembangkan!

“Yang pasti, tentu kita sayangkan adanya insiden tersebut. Seharusnya panitia dan seluruh pemangku amanah dikegiatan ini harus semua disiplin,” kata Ridwan Hidayat selaku Ketua Komisi II DPRD NTB, Kamis (11/11) di Mataram. Dia meyakini dalam gelaran WSBK 2021 di Mandalika itu telah memiliki SOP. Oleh karenanya, pihak panitia seharusnya lebih peka dan tidak boleh melanggar. “Jangan keluar dari SOP. Karena tentu nantinya khawatir ada benturan,” ujarnya.

Menurut dia, insiden tersebut tidak perlu terjadi. Mengingat event internasional ini merupakan yang pertama kali, sehingga harus amanah. Disamping itu, gelaran ini juga dinilainya menjadi ajang pertaruhan dimata dunia. Oleh karenanya, ia berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Dimana kejadian ini dapat dijadikan pembelajaran. “Saya kira kejadian itu cukup jadi pelajaran, jangan terulang lagi. Karena ini menyangkut citra kita,” kata politisi Gerindra ini.

Baca Juga:  Jum'at Berkah, Kabar Baik dari Bang Zul

Sekedar informasi, sesuai jadwal balapan seri terakhir WSBK di Sirkuit Internasional Mandalika akan berlangsung mulai tanggal 19 hingga 21 November mendatang. Kargo untuk balapan Superbike hanya boleh dibuka oleh pihak Bea Cukai dan tim saja. Tujuannya guna mencegah spionese dan manipulasi industri. (red) 

Artikel sebelumyaKoalisi Linear PKS-NasDem, Yek Agil : “Perlu Dibicarakan Lagi”
Artikel berikutnyaMasyarakat NTB Diajak Bangun dan Jaga Kondusifitas Daerah