HEADLINE

Ketersediaan Oksigen Mulai Menipis

75

MATARAM — Akibat meningkatnya angka pasien positif COVID19 di Nusa Tenggara Barat, nampaknya telah membuat ketersediaan oksigen di NTB mulai menipis.

Hal itupun tak ditampik oleh Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr Lalu Hamzi Fikri. “Kalau saya ibaratkan persediaan oksigen kita ini seperti lampu kuning. Dalam artian kita waspada terhadap oksigen ini,” katanya.

Pernyataan itu disampaikan Hamzi Fikri usai mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Penangangan COVID19 di NTB yang dilaksanakan di Kantor Gubernur NTB di Mataram, Senin (26/7) kemarin.

Baca Juga:  Inilah Instruksi Keren Gubernur NTB

Ia menyatakan, menipisnya persediaan oksigen itu tidak terlepas tingginya permintaan oksigen oleh rumah sakit seiring melonjaknya pasien positif COVID19 yang mendapat perawatan.

“Konsumsi terbanyak itu di RSUD Provinsi NTB dan RSUD Kota Mataram karena merupakan rumah sakit rujukan COVID19 dam banyak menangani pasien pasien COVID19,” ucapnya.

Menurut Hamzi Fikri, ketersediaan oksigen di NTB sebanyak 220 ton, sedangkan permintaan oksigen karena lonjakan kasus COVID menjadi 80 sampai 120 ton sebulan, bahkan hingga 160 ton.

Baca Juga:  Legislator NTB Dorong Lanal Mataram Naik Type A

“Rata-rata kebutuhan rumah sakit sehari itu 8 ton. Sehingga bisa dibayangkan sebulan berapa kita butuhkan oksigen karena ada lonjakan kasus sehingga kebutuhan oksigen menjadi over kapasitas. Sementara persediaan tidak banyak,” terang mantan Direktur RSUP NTB ini.

Oleh karenanya, lanjut Hamzi Fikri, untuk menjaga ketersediaan oksigen di dalam daerah tidak ada cara lain rumah sakit harus melakukan efisiensi oksigen atau Non Invasive Ventilator (NIV) untuk membantu pasien COVID19.

“Adanya peningkatan kasus perlu yang harus dijaga itu soal ketersediaan oksigen. Ketika pasien masuk ruang ICU maka kebutuhan oksigen itu akan tinggi. Karena satu pasien itu butuh 20 – 30 tabung sehari. Karena dia (pasien) butuh suplai oksigen yang cukup tinggi,” tutupnya. (red) 

Baca Juga:  Kritikan dan Apresiasi Warnai DPRD NTB Bicara 3 Tahun Zul-Rohmi
Artikel sebelumyaEsty Setyo Nugroho Gantikan Widy Saputra
Artikel berikutnyaWagub Minta Distribusi Oksigen Merata