HEADLINE

Mereka Titipkan Harapan Besar kepada Doktor Zul

70

LOMBOK UTARA — Masyarakat Gili Trawangan menitipkan harapan besar kepada Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah, agar memberikan perlindungan hukum dan ketenangan, dalam kehidupan dan berusaha kepada masyarakat.

“Kehadiran kami sebagai pemerintah ditengah masyarakat untuk menjamin dan melindungi masyarakat, saat dilanda persoalan atau tidak,” tegas Gubernur saat berdialog dan silaturahmi dengan masyarakat, Jum’at (30/7) di Gili Trawangan.

Gubernur mengatakan akan terus berupaya menyelesaikan persoalan lahan yang menjadi aset milik Pemrov. NTB seluas 65 Ha yang dikelolakan kepada PT. GTI di Gili Terawangan. “Amanat dan mandat rakyat akan kami perjuangkan,” kata Doktor Ekonomi Industri ini.

Baca Juga:  Bukhori Prihatin dengan Kondisi Petani Tembakau

Kunjungan Gubernur untuk kesekian kalinya ini, untuk melihat langsung lahan 65 Ha dan mendengar masukan dan harapan masyarakat “Dari lubuk hati yang paling dalam, kami sampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari masyarakat Gili Terawangan,” tutup mantan anggota DPR RI tiga periode ini.

Apresiasi dan atensi sangat tinggi disampaikan Kepala Desa (Kades) Gili Indah,  Wardana kepada Gubernur NTB dan jajaran kepala OPD lingkup Pemrov. NTB yang dengan ramah dan hangat mendengarkan keluh kesah warga Gili Terawangan. “Harapan kami, apa yg disampaikan Gubernur NTB untuk persoalan lahan pemrov yang dikontrakan kepada PT. GTI dapat menemukan titik terang,” kata Wardana.

Baca Juga:  Hari Ini, Pemprov NTB Layangkan Surat Resmi Putus Kontrak ke GTI

Sehingga masyarakat dapat dengan tenang menjalani segala aktivitas. Baik di sektor usaha, kesehatan dan pendidikan sehingga berjalan dengan lancar dan aman. Apapun hasilnya baik adendum atau putus kontrak masyarakat terlindungi dan tidak tergusur dari tanah moyangnya.

Senada dengan perwakilan tokoh pemuda Hafiz warga Gili, ia berharap kehadiran PT. GTI ini cukup mengganggu kehidupan masyarakat sekitar. “Intinya kami ingin pemerintah memilih putus kontrak bila jalan adendum tidak ada kata sepakat,” katanya.

Karena sejak kesepakatan kontrak produksi antara Pemrov. NTB dan PR.GTI untuk mengelola dan membangun fasilitas pendukung pariwisata di Gili tidak sama sekali terwujud dari dulu. “Kami sangat mendukung upaya Gubernur, agar aset pemerintah ini dikelola sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat setempat,” tuturnya.

Baca Juga:  Legislator NTB Dorong Lanal Mataram Naik Type A

Ia bersama masyarakat Gili Terawangan menitipkan harapan agar Gubernur berpihak kepada masyarakat. “Ini harapan kami kepada Gubernur NTB,” demikian.

Kunjungan dan dialog bersama masyarakat Gili Terawangan, Gubernur turut didampingi Asisten 2 dan 3 Setda, Kadis Pariwisata, Kadis Sosial, Kadis Perhubungan, Kadispora, Kadis Perizinan, Kasat Pol PP, Karo Ekonomi, Karo Hukum Setda Provinsi NTB, Polres KLU dan jajaran Kepala OPD lingkup Pemda KLU. (red) 

Artikel sebelumyaBerikan Bantuan untuk Hafizah, Wabup Sumbawa : “Lekas Sembuh ya Nak”
Artikel berikutnyaGubernur NTB : Amanat dan Mandat Rakyat Akan Kami Perjuangkan