HEADLINE

Pintu Masuk NTB Mulai Diperketat

190

LOMBOK BARAT — Polres Lombok Barat mulai memperketat pintu masuk ke NTB. Ini terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat dibeberapa daerah Jawa-Bali.

Dan salah satunya, adalah akses masuk di Pelabuhan Penyeberangan Lembar serta Pelabuhan Pelindo III Gili Mas Lembar.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar IPDA Irvan Surahman mengatakan langkah ini diambil bersama dengan pihak terkait.

Dimana untuk mengantisipasi dampak PPKM Darurat di Pulau Lombok. “Diprediksi, selama pemberlakuan PPKM darurat di Jawa Bali, banyak masyarakat memilih ke Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa,” katanya, Jum’at (2/7) kemarin.

Baca Juga:  Peserta SKD CPNS NTB Diminta Percaya dengan Kemampuan Diri

Menurut dia, pelabuhan lembar tidak hanya sebagai akses masuk Pulau Lombok, namun juga hingga pulau Sumbawa, sehingga pemeriksaan lebih diperkat lagi.

“Jadi pemeriksaan tidak hanya orang, barang, tapi juga surat kendaraan hingga surat keterangan rapid test antigent bagi penumpang. Untuk memastikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Apabila ditemukan tidak memiliki surat keterangan test antigent atau kedaluarsa, maka langsung diambil tindakan oleh pihak terkait di pelabuhan.

“Dilakukan rapid test ulang, bila tidak maka akan dikembalikan ke pelabuhan asal, jika ditemukan positif terkonfirmasi COVID19, langsung dilakukan isolasi sementara, yang selanjutnya ditangani oleh dinas terkait,” ujarnya.

Baca Juga:  Kritikan dan Apresiasi Warnai DPRD NTB Bicara 3 Tahun Zul-Rohmi

Dikatakannya, penyebaran COVID19 yang sangat cepat di beberapa daerah di Indonesia, membuat pihaknya bersinergi untuk memaksimalkan langkah pencegahan.

“Sebagai langkah antisipasi, dan pengketatan dalam pemeriksaan ini, tidak hanya berlaku bagi penumpang, namun untuk semua pengguna jasa penyeberangan, termasuk mobil logistic yang tiba dipelabuhan,” katanya.

Selain itu, pemeriksaan barang juga juga menyasar Senjata Tajam, Bahan Peledak, Narkoba, serta barang berbahaya dan dilarang lainnya.

“Sampai saat ini Penyeberangan masih terpantau normal, namun demikian langkah ini akan dilakukan secara berkelanjutan, dengan bersinergi dengan pihak-pihak terkait,” pungkasnya. (red) 

Baca Juga:  Satgas Terjunkan Tim Fokus Lakukan Perbaikan Data Tata Kelola Aset di Gili Trawangan
Artikel sebelumyaNTB Akan Gratiskan Rapid Test bagi Wisatawan
Artikel berikutnyaBang Zul : Menang Itu Gampang, Mengalah yang Susah!