HEADLINE

PON XX Papua : Luar Biasa, NTB Tembus Peringkat 9 Nasional!

115
Ketua KONI NTB, H Andy Hadianto, Ketua Kontingen PON NTB, H Mori Hanafi didampingi Juru Bicara Kontingen PON NTB, Kadri saat menggelar Jumpa Pers

NUSRAMEDIA.COM — Capaian yang diraih oleh para atlet NTB yang berlaga di PON XX Papua patut diancungi jempol. Betapa tidak, NTB berhasil membuat sejarah dan menembus sepuluh besar terbaik dengan menduduki peringat ke-9 secara nasional.

Adapun total perolehan medali yang berhasil disabet para atlet NTB pada PON XX Papua 2021 ini, yaitu 15 emas, 11 perak dan 12 perunggu. Capaian yang diraih oleh para atlet NTB ini tentunya menjadi ukiran prestasi gemilang dilevel Nasional.

Ketua Kontingen PON NTB, Mori Hanafi menyampaikan terimakasih kepada semua pihak atas dukungan dan doanya. Khususnya, kata dia, teruntuk para atlet NTB yang berlaga di PON XX Papua. Dimana telah berjuang keras meraih capaian maksimal.

Ia menilai capaian ini merupakan hal yanh luar biasa meski ditengah masa pandemi COVID19. Terlebih ditengah keterbatasan anggaran. “Alhamdulillah, walaupun target 17 medali emas tidak tercapai. Tapi perolehan 15 medali emas ini merupakan pencapaian yang luar biasa,” kata Mori Hanafi.

Baca Juga:  Jum'at Berkah, Kabar Baik dari Bang Zul

“(Meski) ditengah masa pandemi, keterbatasan anggaran dan keterbatasan pelaksanaan Pelatda yang hanya berlangsung selama empat (4) bulan,” imbuhnya. Capaian luar biasa ini bukan tanpa alasan, karena NTB telah melampaui pencapaian event yang sama jauh sebelumnya.

“Pencapaian ini luar biasa, melebihi pencapaian PON di Riau dan di Jawa Barat,” kata Mori didampingi Ketua KONI NTB, Andy Hadianto serta Jubir Kontingen PON NTB, Kadri saat menggelar jumpa pers, Kamis (14/10).

Pihaknya juga mengaku bersyukur dengan raihan 15 medali emas ini. Dimana berhasil mendongkrak posisi Provinsi NTB hingga bisa berada diperingkat ke-9 dari 34 Provinsi se-Indonesia yang mengikuti ajang PON XX Papua.

“Posisinya sudah final. Dan ini juga merupakan pencapaian yang luar biasa. Karena ini untuk pertama kali, Provinsi NTB bisa masuk kedalam posisi 10 besar Nasional,” ungkap Mori.

Selain kepada masyaraka dan para atlet NTB, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD NTB itu mengucapkan terimakasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB. Termasuk, kata politisi Partai Gerindra itu, kepada awak media yang telah memberikan support dinilainya luar biasa dalam memberikan semangat kepada para atlet NTB.

Baca Juga:  Bukan Hanya MotoGP, MXGP Juga Akan Digelar di NTB

“Terimakasih juga kepada Gubernur NTB dan Wakil Gubernur NTB serta teman-teman media yang telah luar biasa membangkitkan semangat para atlet,” ucapnya. “Termasuk (membangkitkan semangat) seluruh anggota kontingen, sehingga dengan semangat ini 15 medali emas bisa tercapai,” imbuh Mori Hanafi.

Sementara itu, Ketua KONI NTB, Andy Hadianto mengungkapkan bahwa masuknya NTB dalam 10 besar diposisi 9 Nasional dan meraih prestasi gemilang, tidak lepas adanya dukungan dari semua pihak. Termasuk, kata dia, Gubernur Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Sitti Rohmi Djalillah serta Ketua Kontingen PON NTB sendiri yaitu Mori Hanafi.

Dimana menurut dia, semua pihak telah memberikan motivasi dan semangat kepada para atlet untuk semangat dalam berjuang di arena PON XX Papua ini. “Selain rasa kebersamaan antara seluruh pelatih serta para atlet. Dibawah kepemimpinan Mori Hanafi, selaku Ketua Kontingen,” kata Andy Hadianto.

Baca Juga:  Pulau Sumbawa Dapat Apa? Akhdiansyah : Kita Dapat Samota, Kembangkan!

Capaian ini, lanjut dia, juga menjadi sebuah pembuktian bahwa NTB, terutama dalam dunia olahraga mampu membuat sejarah. “Kita sudah berhasil membuktikan bahwa kita sudah meraih 15 medali emas. Ini adalah sejarah buat olahraga NTB. Bayangkan pada PON tahun 2008, NTB baru bisa meraih 3 medali emas,” ungkapnya.

“Kemudian kita rubah strategi Pelatda Jangka Panjang dan ditahun 2012 kita bisa meraih 11 medali emas dan ditahun 2016 kita juga masih meraih 11 medali emas. Dan Alhamdulillah, sejarah mencatat bahwa saat ini NTB berhasil meraih 15 medali emas dan berada di peringkat 9 secara Nasional. Berada dipapan atas dengan kapasitas fiskal atau anggaran yang sangat terbatas. Ini suatu hal yang sangat luar biasa,” demikian Andy Hadianto. (red) 

Artikel sebelumyaDorong UMKM Lebih Percaya Diri
Artikel berikutnyaBang Zul : Hanya Pemuda Mampu Lakukan Perubahan Besar