HEADLINE

Presiden PKS Sebut Bang Zul Berpeluang Nyapres

195
Presiden PKS, Ahmad Syaikhu (kiri) dan Gubernur NTB Zulkieflimansyah (kanan)

NUSRAMEDIA.COM — Nampaknya peluang bagi semua tokoh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk tampil pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang terbilang masih sangat terbuka lebar.

Meski diketahui bersama, bahwa hingga saat ini PKS tengah fokus membangun ketokohan Dr Salim Segar Aljufri. Dan hal ini merupakan hasil keputusan rapat Dewan Syuro PKS yang ke-6.

“Itu hasil keputusan Majelis Syuro ke enam. Tapi tidak serta merta diusung sebagai capres atau cawapres,” ujar Presiden PKS, Ahmad Syaikhu kepada wartawan saat usai acara silaturahmi dengan pengurus DPW dan DPD PKS se-NTB, Selasa (22/3) di Mataram.

Diungkapkannya, ada beberapa alasan nama Doktor Salim belum final diusung untuk Pilpres 2024 mendatang. Pertama, belum adanya koalisi permanen yang berhasil dibangun PKS.

Sehingga, menurut dia, situasi perpolitikan dinilainya masih sangat dinamis. Oleh karenanya, Presiden PKS mengatakan, siapa yang akan diusung, nanti akan disepakati dengan partai lainnya.

Karena, sambung dia, paling tidak PKS membutuhkan dua atau tiga partai lain untuk berkoalisi. Maka baru dapat dibicarakan bersama banyaknya kemungkinan mendorong figur internal PKS sebagai capres ataupun cawapres.

Baca Juga:  Zul-Rohmi Dinilai Mampu Taklukkan Badai : "Kreatif Ditengah Krisis"

“Sekarang belum terbentuk koalisi permanennya. PKS saat ini memang belum mewah banget baru 8,21 persen (penguasaan suara),” ungkap Ahmad Syaikhu didampingi Ketua DPW PKS NTB, Yek Agil dan pengurus lainnya.

Kedua Doktor Salim belum teruji akan popularitas dan elektabilitasnya. Ini sejak diputuskan untuk dijadikan tokoh nasional partai. Oleh karena itu, ketokohan Doktor Salim secara berkala akan dievaluasi melalui survei.

“Dan nanti akan ada rapat Dewan Syuro ke tujuh (7) untuk melihat lagi (peta politiknya),” jelasnya. Setelah melihat hasil survei Majelis Syura membuat keputusan baru, maka peluang untuk memunculkan figur alternatif masih terbuka. “Sangat mungkin muncul (calon alternatif),” kata Presiden PKS.

“Setelah dikaji majelis Syuro ketujuh. Evaluasinya dilakukan setiap enam bulan. Kita bisa saja munculkan tokoh yang lain. Bisa saja Bang Zul (Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah), Kang Aher (Ahmad Heryawan Mantan Gubernur Jabar), Pak Doktor Irwan Prayitno (Mantan Gubernur Sumbar),” imbuhnya.

Baca Juga:  PKS Siapkan Iwan Surambian ke DPRD NTB, Abdul Hadi ke DPR RI?

Menurut Ahmad Syaikhu, ketiga nama tersebut sangat dimungkinkan berpeluang menjadi calon alternatif. Terlebih lagi, mereka dinilai memiliki pengalaman sebagai kepala daerah di masing-masing wilayahnya.

Keputusannya, masih kata Presiden PKS, nanti juga akan dipengaruhi oleh kondisi secara geopolitik. Misalnya, calonnya merupakan tokoh dari Pulau Jawa, maka kemungkinan tokoh pendampingnya akan difokuskan dari luar Pulau Jawa.

Ditanyai seperti apa sosok Bang Zul? Berdasarkan kacamatanya, sosok mantan anggota DPR RI tiga periode itu dimatanya sangat luar biasa. Bahkan Ahmad Syaikhu menyanjung habis sosok Gubernur NTB tersebut.

“Saya salut dan apresiasi (Sosok Bang Zul). Beliau mampu membangun komunikasi yang baik (dengan semua pihak) diseluruh negeri,” sanjung Presiden PKS untuk Gubernur NTB ini.

Ia menilai, peran Bang Zul dalam mengawal kebijakan pembangunan pemerintah pusat dianggap sukses. Terlebih dalam mengawal perhelatan MotoGP 2022 Mandalika.

“Kalau mau membandingkan, beberapa proyek strategis pemerintah pusat dari kereta api cepat, jalan, dan lainnya belum ada yang terlihat membanggakan di Internasional,” katanya.

Baca Juga:  Muazzim Akbar Yakini PAN Sumbawa Menangkan Pemilu 2024

Namun berbeda dengan Sirkuit Mandalika yang dibangun Pemerintah Pusat di Provinsi NTB. Menurut Presiden PKS itu, pengawalan terbaik dilakukan Bang Zul yang juga kader PKS, sehingga event itu dapat terselenggara dengan maksimal.

Dia juga tak menampik, bahwa saat ini NTB khususnya, Indonesia umumnya dibaratkan sedang naik daun. Karena mampu mencuri perhatian dunia. Sehingga semua mata tertuju ke NTB, Indonesia.

“Sekarang (NTB, Indonesia) dikenal seluruh dunia,” ucapnya bangga sembari memberikan apresiasi atas kesuksesan gelaran MotoGP Mandalika.

Sekedar informasi, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh salah satu lembaga survei di Indonesia beberapa waktu lalu, nama Bang Zul tetap masuk bersama sejumlah tokoh lainnya.

Bahkan, Bang Zul disebut-sebut sebagai “Mutiara dari Bagian Timur Indonesia”. Sempat mencuat di sosial media, dan warganetpun menyambut positif dengan hasil survei tersebut. (red) 

Artikel sebelumyaModus Pencuri Tas Artis, Pura-Pura Jadi Tamu Hotel
Artikel berikutnyaMXGP Samota Momen Sumbawa Bangkit