HEADLINE

Putus Kontrak GTI, Masyarakat Gili Trawangan : “Terimakasih Pak Presiden, Pak Menteri dan Pak Gubernur”

93

NUSRAMEDIA.COM — Sabtu siang (11/9/2021) tadi, Menteri Investasi/BKPM RI Bahlil Lahadalia bersama Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah didampingi sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemprov mengunjungi warga masyarakat Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara.

Kedatangan Menteri Investasi Bahlil dan Gubernur Doktor Zul disambut hangat oleh masyarakat setempat. Nampak keceriaan penuh bahagia masyarakat menjadi warna dalam kunjungan silaturahim ini.

Pasalnya, kedatangan orang nomor satu di NTB ini bersama Menteri Investasi/BKPM RI seakan membawa harapan dan masa depan baru bagi mereka. Terlebih menuainya kejelasan persoalan puluhan tahun lamanya di Gili Trawangan soal pemanfaatan/pengelolaan aset Pemprov NTB oleh PT Gili Trawangan Indah (GTI) di Gili Trawangan.

Dihadapan masyarakat setempat, secara resmi Menteri Investasi/BKPM RI menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pemutusan Kontrak PT GTI kepada Gubernur NTB untuk ditindak lanjuti sebagaimana mestinya terkait persoalan antara Pemprov dan GTI.

Diungkapkan Bahlil Lahadalia yang juga selaku Ketua Tim Satgas Investasi bahwa terbitnya SK Pemutusan Kontrak PT GTI telah melalui proses yang cukup panjang. Bahkan melalui kajian yang mendalam dilakukan pihak Tim Satgas Investasi secara bersama-sama.

Keputusan Satgas yang menerbitkan SK Pemutusan Kontrak GTI adalah bersifat final dan diikuti oleh pemerintahan berikutnya, dalam hal ini Pemprov NTB untuk ditindak lanjuti. “Satgas ini dibentuk berdasarkan Kep/No.11 dan berada dibawah penanggungjawab langsung Bapak Presiden,” tegas Menteri Bahlil.

“Tentang penyelesaian sengketa PT GTI dengan masyarakat dan pemerintah daerah kami serahkan kepada Bapak Gubernur untuk dilakukan sebagaimana mestinya,” imbuhnya sembari menyerahkan SK Pemutusan Kontrak PT GTI kepada Gubernur dan disaksikan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Gerindra Siapkan Pendampingan Hukum untuk Wabup Danny

Berkaitan dengan proses hukum yang kemungkinan akan diambil oleh pihak PT GTI, Menteri Bahlil menegaskan pihaknya telah sangat siap dan mempersilahkan PT GTI untuk memgambil langkah hukum.

Pihkanya, kata dia, menyatakan sangat siap menghadapi proses apapun termasuk persoalan hukum nantinya yang akan ditempuh PT GTI. “Mau untuk melakukan proses hukum, nanti ada Pak Didit dan Pak Bibit (Tim Satgas) yang hadapi,” tegas Menteri Investasi.

Oleh karenanya, masyarakat diminta fokus menjalankan usahanya dan tidak perlu khawatir mengenai persoalan lainnya. “Tetap beraktvitas baik, semoga bapak ibu semua tetap dalam lindungan Allah SWT,” demikian harap Menteri Investasi/BKPM RI.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Menteri Investasi/BKPM RI. Mengingat masih ada sisa lahan yang kosong, GTI dipersilahkan melakukan aktivitas dilahan tersebut.

Terhadap lahan yang sudah digunakan masyarakat untuk beraktifitas, Gubernur menegaskan jangan diganggu gugat. Dimana hal ini juga telah disampaikan ke pihak GTI.

“Saya sudah sampaikan kepada GTI secara langsung dan rapat dua kali kita tunda, tapi GTI nya nggak datang. Artinya rapat saja datang nggak, itu lebih mudah kita ngambil keputusan,” tegas Doktor Zul.

“Berarti addendum itu tidak mereka setujui. Untuk kemudian, ya sudah kita mengambil keputusan untuk memutuskan kontrak saja,” imbuhnya.

Baca Juga:  Inilah Instruksi Keren Gubernur NTB

Gubernur menegaskan, Pemerintah pada dasarnya yaitu dalam hal ini Menteri Investasi pun sangat sejalan dengan masyarakat. Dimana kesejahteraan masyarakat adalah yang utama untuk diperhatikan.

“Pak menteri ini adalah orang yang seperti kita, seperti bapak ibu semua. Tadi beliau sempat membisikan saya, saya melihat bapak-bapak/ibu-ibu ini seperti keluarga saya sendiri,” ucap Gubernur.

Oleh karenanya, gubernur menyatakan langkah yang diambil pemerintah, yakni pemutusan kontrak demi kebaikan bersama, terutama kesejahteraan masyarakat Gili Trawangan.

“TERIMAKASIH PAK PRESIDEN, PAK MENTERI DAN PAK GUBERNUR”

Keputusan pemerintah yang menyatakan putus kontrak dengan PT GTI disambut bahagia oleh warga masyarakat setempat. Mereka juga mengucapkan terimakasih kepada Presiden, Menteri Investasi dan Gubernur NTB.

Mereka menilai, sikap pemerintah sangat tepat dan sesuai dengan harapan warga masyarakat Gili Trawangan. “Saya mewakili warga masyarakat Gili Trawangan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Menteri dan Pak Gubernur,” Rais Mulawarman selaku Perwakilan Masyarakat Gili Trawangan.

Menurut dia, keputusan hari ini tidak serta merta melainkan upaya keras pemerintah dalam hal ini Gubernur NTB yang telah memperjuangkan harapan masyarakat Gili Trawangan.

Terlebih dalam menuntaskan persoalan yang sudah berlangsung cukup lama di Gili Trawangan. “Tentu kami tidak akan bisa tenang tanpa bantuan bapak-bapak sekalian,” ucapnya.

Mengenai pola kedepan berkaitan pengelolaan lahan di Gili Trawangan oleh masyarakat kedepannya, pihaknya menyatakan kesiapan untuk turut serta membangun NTB.

Baca Juga:  Kritikan dan Apresiasi Warnai DPRD NTB Bicara 3 Tahun Zul-Rohmi

Sedangkan dari sisi tehnisnya, ia menyerahkan kepada oemerintah seperti apa dan bagaimana nantinya pola kerjasama yang akan digunakan. Pada dasarnya, pihaknya menyatakan kesiapan dan mentaati arahan pemerintah sesuai kesepakatan bersama.

“Kami sudah berkomitmen, menjadi bagian membangun NTB walaupun mungkin kecil porsinya Pak Gubernur. Kami siap melakukan itu dan sudah kami bicarakan (bersama),” demikian.

Ucapan terimakasih juga datang dari berbagai pihaknya lainnya. Sanusi selaku Ketua RT O5 di Gili Trawangan juga menyambut baik dan mengapresiasi keputusan pemerintah yang memutus kontrak GTI.

“Saya sebagai RT 05 disini, atas keputusan pak gubernur kami mengucapkan banyak-banyak terimakasih. Karena dialah (Doktor Zul) sekarang bisa ringan, karena dulu kami tidak berani buat ini itu, dan sekarang kami sudah bebas (berkat gubernur),” ucapnya.

Selanjutnya, H Rukdin salah seorang Pemilik Usaha di Gili Trawangan, megaku sangat bersyukur atas keputusan pemerintah pada hari ini. Oleh karenanya, iapun mengucapkan terimakasih atas perhatian dan kepedulian pemerintah.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada saudara Presiden Joko Widodo. Karena sudah ada kejelasan melalui Menterinya terkait putus kontrak. Saya juga berterimakasih kepada semua pihak,” ucap kakek ini.

“Saya warga Dusun Gili Trawangan mengucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Gubernur sudah memutuskan kontrak dengan PT GTI,” demikian tambah Rismawati salah seorang warga di Gili Trawangan. (red) 

Artikel sebelumyaBantuan Paket Sembako, Doktor Zul : Harus Gunakan Produk Lokal NTB!
Artikel berikutnyaSeluruh Kader Gerindra Lotara Diminta Fokus Kawal Joda Akbar