HEADLINE

RSUP NTB Siapkan 356 Nakes Sukseskan IATC dan World Superbike

112

NUSRAMEDIA.COM — Balap motor dunia seperti Idemitsu Asian Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) akan segera digelar tepatnya di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB. Berdasarkan jadwal, IATC rencananya akan digelar mulai tanggal 12 hingga 14 November 2021. Kemudian pada tanggal 19 sampai dengan 21 November 2021 juga akan dilaksanakan WSBK.

Bahkan rencananya pada tahun 2022 mendatang, NTB juga akan menjadi tuan rumah gelaran balapan motor bergensi dan paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat dunia, yaitu MotoGP. NTB hingga saat ini terus berbenah dan memaksimalkan segala sesuatunya. Bahkan NTB sendiri sudah menyatakan kesiapan yang teramat menyelenggarakan berbagai event dunia tersebut.

Khusus kesiapan RSUD Provinsi NTB terutama dari sisi pelayanan kesehatan/medis, nampaknya sudah mantap dan sangat siap 100 persen menyambut sekaligus menyukseskan berbagai gelaran balap motor tersebut. Tak tanggung, RSUP yang ditunjuk sebagai RS rujukan utama telah menyiapkan ratusan tenaga kesehatan yang tergabung dalam Tim Medis RSUP NTB. Baik itu dokter umum, dokter spesialis, perawat hingga lainnya.

“Totalnya ada 356 orang tenaga kesehatan yang kita siapkan. Intinya, kami RSUP NTB siap menyambut dan menyukseskan berbagai event dunia ini,” kata Direktur Utama RSUD Provinsi NTB, Lalu Herman Mahaputra, Selasa (9/11) di Mataram. “Mereka para nakes ini adalah Tim Medis RSUP NTB yang akan terlibat langsung nantinya pada ajang IATC dan WSBK,” tambah mantan Direktur Kota Mataram tersebut.

Baca Juga:  Jum'at Berkah, Kabar Baik dari Bang Zul

Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa dari jumlah nakes itu mereka terbagi dalam dua bagian dan tersebar diarea sirkuit. Yaitu pertama di Ring I atau didalam sirkuit. Kemudian Ring II diarea penonton. Untuk di Ring I, lebih detail diungkapkan Lalu Herman Mahaputra, tersedia medical center, 13 ground post, 8 ambulance advance, dan dua helikopter untuk evakuasi medis.

“Nah, kedua helikopter ini bantuan dari MGPA dan Basarnas. Dan juga dilengkapi alat kesehatan sesuai standar FIM (Federation International Motorcycle). Termasuk alat X-Ray dan USG,” ungkapnya. “Sedangkan untuk jumlah tenaga kesehatannya, terdiri dari 30 dokter spesialis, dokter umum 17, perawat 57 orang dan 33 penunjang lainnya,” imbuh pria yang akrab disapa Dokter Jack ini.

Kemudian untuk di Ring II, masih kata Direktur RSUD NTB, tersedia 7 tenda medis, 2 mini klinik, 1 tenda isolasi, ambulance advance 1 unit dan ambulance transporter sebanyak 5 unit. “Kalau untuk nakesnya, disiapkan 2 dokter spesialis, 3 dokter umum, 46 perawat termasuk 39 orang tenaga penunjang lainnya,” rinci Dokter Jack.

Baca Juga:  SE Gubernur NTB Dipastikan Hoax

“Tidak hanya itu, kami RSUP NTB juga menyiapkan tim kesehatan lainnya. Yaitu ada 17 dokter spesialis, 3 dokter umum, 94 perawat dan 15 untuk penunjang lainnya,” imbuhnya. Lebih jauh disampaikannya, adapun sejumlah fasilitas yang disiapkan untuk gelaran IATC dan WSBK. Pertama, sebut Dokter Jack, helipad, IGD 14 bed dan kamar operasi 5 OK.

Selanjutnya ada ICU 2 bed, ruang isolasi (VIP 2 tempat tidur dan ICU 2 tempat tidur). Kemudian, kamar perawatan VIP 6 kamar dan VVIP 2 kamar. “Termasuk juga alat penunjang lainnya seperti MRI dan CT SCAN. Pokoknya kita sudah sangat siap 100 persen menyukseskan berbagai event ini,” tegas Dokter Jack lagi.

Tak lupa, dia juga mengajak semua pihak untuk dapat bersama-sama menyukseskan berbagai event yang akan terlaksana di NTB. Sehingga memberikan kesan baik dari Indonesia, khususnya NTB dimata dunia. Disisi lain ia menilai, ini merupakan momen yang luar biasa. “Momentum ini sangat luar biasa. Oleh karenanya, mari kita sambut dan sukseskan bersama berbagai event ini,” ajak Dokter Jack.

Baca Juga:  Bukan Hanya MotoGP, MXGP Juga Akan Digelar di NTB

PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT NTB TERABAIKAN..!?

Meski terbilang fokus dalam menyukseskan berbagai event itu, Direktur RSUP NTB juga sebelumnya sudah menegaskan bahwa tidak akan mengabaikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di NTB. “Saya jamin, tentu tidak akan mengabaikan pelayanan terhadap masyarakat umum di NTB,” tegas Dokter Jack.

Menurut dia, pelayanan kesehatan yang digunakan selama gelaran berlangsung akan menggunakan pola kolaborasi. “Intinya kita utamakan pola kolaborasi. Jadi sekali lagi saya tegaskan pelayanan sudah ada semua dan tidak akan mengabaikan pelayanan terhadap masyarakat kita,” ujarnya.

Pada dasarnya dalam hal ini, RSUD Provinsi NTB sudah mengukur diri. Sehingga pelayanan terhadap masyarakat umum di NTB maupun dalam event nanti telah disusun rapi semaksimal mungkin. Dimana para nakes dipersiapkan masing-masing dalam mengantisipasi segala sesuatunya. “Jadi sudah ada semua (tugasnya masing-masing),” tutup Direktur RSUP NTB. (red) 

Artikel sebelumyaPemkab Sumbawa Gelar Pelatihan Penyelia Halal
Artikel berikutnyaSeluruh Perangkat Dikerahkan Sebagai Operator PCare