HEADLINE

Satgas Vaksin NTB Intensifkan Vaksinasi Massal

66
Ketua Satgas Vaksin Pemprov NTB yang juga Direktur RSUD NTB, dr Lalu Herman Mahaputra

NUSRAMEDIA.COM — Meski sudah mencapai sekitar 70 persen, program vaksinasi massal kepada seluruh warga akan terus diintensifkan. Demikian hal itu ditegaskan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Vaksin Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat, dr Lalu Herman Mahaputra.

Dia mengaku pihaknya tetap semangat dengan menggencarkan vaksinasi bagi warga. Hanya saja diakui Ketua Satgas, pihaknya tentu tidak bisa sendiri. “Tetap semangat, gaspol terus kita lakukan. Tapi tetap, kita enggak bisa sendiri,” kata pria yang akrab disapa Dokter Jack ini, Kamis (7/10) di Mataram.

Ditegaskan Dokter Jack, pelaksanaan vaksinasi secara massal dibutuhkan kolaborasi dan dukungan dari semua pihak. Sehingga capaian 100 persen vaksinasi kedepannya diharapkan dapat terlealisasi. “Karena kerja vaksinasi massal ini butuh kerjasama dan kesadaran semua pihak,” ujarnya.

Baca Juga:  Dispar dan BPPD Diminta Tidak Lelet Promosikan Pariwisata NTB

“Apalagi untuk bisa mencapai 100 persen (vaksinasi) kedepannya,” tambah pria yang juga menjabat sebagai Direktur RSUD Provinsi NTB tersebut. Menurut dia, pihaknya akan terus berupaya melakukan sejumlah langkah agar program percepatan terbentuknya “herd immunity” di NTB bisa cepat berjalan.

Terlebih, lanjut dia, jika program vaksinasi ini berjalan sukses, tentunya kebangkitan ekonomi dan kehidupan masyarakat akibat pandemi COVID-19 bisa segera pulih. Apalagi, pencapaian 70 persen ini menjadi pelecut untuk lebih giat lagi agar 100 persen vaksinasi bisa dikejar secepatnya.

Baca Juga:  Selamat, Hari Ini NTB Panen Emas di PON Papua : Alhamdulillah!

“Bersama Pak Kapolda, dan Pak Danrem, kami akan terus keliling jalan tak henti untuk menyakinkan semua komunitas dan para tokoh agama, dan tokoh masyarakat,” katanya. “Termasuk, tokoh budaya untuk bisa mengedukasi semua lapisan masyarakat agar mau divaksin,” demikian mantan Direktur RSUD Kota Mataram itu menambahkan.

Sebelummya, Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal menegaskan, capaian 70 persen dalam percepatan vaksinasi tidak harus berhenti. Namun, harus tetap dilakukan. “Kami sudah minta Bupati, Dandim dan Kapolres, serta satgas vaksin untuk terus bekerja. Utamanya, mempersiapkan dengan matang manajemen vaksinasi dosis kedua,” tegasnya.

Baca Juga:  Mau Nonton World Superbike? Ini Syarat dan Harga Tiketnya!

Karena itu, lebih jauh disampaikan Kapolda NTB, vaksinasi pertama terus berlanjut, vaksinasi kedua agar disiapkan dengan matang. Sementara itu, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan, sesuai informasi Bupati Lombok Tengah, jumlah penduduk Lombok Tengah pada data Kemenkes berjumlah 1.029.000 orang.

Namun, setelah dilakukan validasi data berbasis pedesaan hingga kecamatan jumlahnya hanya 1.018.000 orang. “Kesimpulannya, setelah divalidasi, maka data 70 persen dari jumlah penduduk mencapai 713.828 orang yang layak vaksin,” ujarnya. “Artinya, capaian vaksinasi 713.828 telah melampaui target 70 persen dari populasi,” tutup Danrem 162/WB. (red) 

Artikel sebelumyaPT GTI Somasi Pemprov NTB
Artikel berikutnyaDiskominfotik NTB Akan Perkuat Jaringan Telekomunikasi