HUKRIM

Astaghfirullah, NTB Darurat Narkoba!

108

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Upaya Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BNNP NTB) dalam menyadarkan masyarakat akan bahaya narkoba mendapat dukungan dari Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah.

Demikian dikatakan Gubernur saat menerima silaturrahim Plt. Kepala BNN Provinsi NTB, Tasripin AKs., M.H, bersama Kepala BNN Kota Mataram Drs. Nur Rachmat, Apt, di Pendopo Gubernur NTB, Kamis (1/11) tadi.

Menurut Doktor Zul, saat ini narkoba merupakan persoalan paling besar di NTB. Hal itu karena peredarannya telah menyentuh lapisan paling bawah di lalangan masyarakat NTB.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Pemalak di Samota 

“Dari kunjungan saya di beberapa tempat di NTB, masyarakat banyak menyampaikan kepada saya terkait Narkoba. Artinya peredarannya telah sampai di pelosok-pelosok daerah kita, bahkan pemakainya dari orang terkaya sampai termiskin,” ungkapnya.

Untuk itu sebagai Kepala Daerah, ia sangat memberikan perhatian khusus terkait masalah peredaran dan penggunaan Narkoba di NTB. Bahkan saat ini Gubernur telah memberikan tugas khusus kepada Tim Penyelaras Program Pemerintah, untuk membuat formulasi terkait penanganan masalah peredaran Narkoba di NTB.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Pemalak di Samota 

Plt. Kepala BNN Provinsi NTB, Tasripin menerangkan, tujuan kunjungannya selain untuk bersilaturrahim, juga untuk membahas persoalan Narkoba yang selama ini terjadi di NTB.

Menurutnya, Narkoba merupakan persoalan barang, yakni bagaimana cara kita memperkecil barang ini masuk ke NTB. Marwah BNN adalah memutus jaringan penyebaran Narkoba serta mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan Narkoba kepada masyarakat.

Lebih lanjut ia menambahkan, usia muda atau usia remaja, anak-anak memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Diharapkan pula, jangan sampai barang haram ini menjadi lifestyle para pemuda NTB.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Pemalak di Samota 

Untuk itu, peran orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM dan unsur-unsur terkait lainnya sangat penting dalam memerangi peredaran barang haram tersebut di kalangan generasi NTB.

Untuk mencegah, BNN NTB telah menerapkan beberapa cara penanaganan antara lain, pencegahan secara terus menerus tentang bahaya narkoba dengan cara membentuk Desa Bersinar, dan membentuk Relawan Anti Narkoba di NTB. (NM1)

Artikel sebelumyaPara Kades Diminta Tulis Cerita Manis tentang Loteng
Artikel berikutnyaKejurnas Taekwondo 2018 Dibuka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here