HUKRIM

BNNP dan Polda NTB Berhasil Amankan 5 Kg Ganja dan 478,25 Gram Shabu

127

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Keseriusan akan kinerja nyata pihak Polda NTB dan BNNP dalam memberantas peredaran narkoba patut diancungi jempol.

Betapa tidak, Ditresnarkoba Polda NTB berhasil mengamankan 5 Kg lebih Ganja sementara Shabu 478,25 Gram terdiri tangkapan BNNP sebesar 430 gram dan sisanya dari Polda sebesar 48,25 gram.

Wakil Ditresnarkoba NTB, AKBP Kristopo menjelaskan untuk Ganja sendiri diamankan dari pasangan suami istri (Pasutri), SS (42) laki-laki dan SR (34) perempuan.

Mereka dibekuk pada 9 Maret pukul 00.30 di lantai 3 kos kosan milik SS di jalan Gunung Merapi No 252 Lingkungan Pelita Dasan Agung Selaparang Mataram.

Mereka diduga kuat selain sebagai pengendar juga konsumsi pribadi. Namun pihak Polda tidak menyampaikan sasaran penjualan barang haram tersebut. Kristopo mengaku masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Bagi Pasutri itu melanggar pasal 114 ayat 2 pasal 111 ayat 2  UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika ancaman dari 6 sampai 20 tahun hingga ancaman hukuman seumur hidup.

Selain Ganja Ditresnarkoba juga mengamankan narkotika jenis Shabu inisial NH dengan berat 48,25 gram. NH ditangkap Polda 9 Maret sekitar pukul 17.00 setelah NH dilihat datang ke kantor JNE mengambil paketan.

“BB itu terbungkus satu buah dus warna coklat dililit lamban warna bening yang berisi tempelan Resi JNE dengan pengirim HN di Pontianak,” jelas Kristopo di Mataram.

Saat diintrogasi HN mengaku barang yang diambil itu milik EF warga Saneo Woja Dompu. Naasnya sebelum HN menyerahkan ke EF Polda sudah membekuknya.

Sementara itu pasal yang dilanggar sama pasal 114 ayat 2 pasal 111 ayat 2  UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika ancaman dari 6 sampai 20 tahun hingga ancaman hukuman seumur hidup.

Kepala Bidang Humas Polda NTB, AKBP Purnama menyampaikan bahwa, daerah seribu masjid ini bisa dikatakan darurat narkoba.

Hal itu dikatakan karena, Bulan Maret 2019 saja hingga tanggal 20, Polda sudah mampu mengungkap Delapan Kasus dengan 10 orang pelaku.

“Presiden saja sudah sampaikan Indonesia darurat Narkoba termasuk di NTB,” katanya.

Sebelumnya BNNP NTB juga merilis hasil tangkapan tersngka di pimpin Kepala BNNP NTB Brijen Pol Muhamad Nurochman.

BNNP menangkap tersngka inisial DR laki laki (41) pada 18 Maret sekitar pukul 13.27 di kantor J&T Ekspress di Gunungsari Lobar.

DR juga ditangkap saat mengambil satu buah kotak paketan. DR diketahui asli Puncang Sari Barat Sandik Batu Layar Lobar.

BNNP sendiri juga mengamankan BB non Narkotika satu buah dompet warna Coklat berisi KTP dan SIM, dua buah handphone, satu unit Motor Beat Putih Biru dan Resi tanda terima.

Kepala BNNP NTB Brijen Pol Muhamad Nurochman menyampaikan DR terancam pasal 114 ayat 2 pasal 111 ayat 2  UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika ancaman dari 6 sampai 20 tahun hingga ancaman hukuman seumur hidup. (NM1)

Artikel sebelumyaDukung Jokowi-Ma’ruf, JKSN NTB Apresiasi Keputusan H Najmul Akhyar
Artikel berikutnyaAtasi Persoalan Sampah di NTB, Doktor Zul : Ini adalah Tanggungjawab Kita Bersama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here