HUKRIM

Kasus Pembunuhan di Cafe Batu Guring, Terdakwa Dituntut 18 Tahun Penjara

268

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA —
Ruslan Wiranata alias Rolan (32), terdakwa kasus pembunuhan security di salah satu tempat hiburan malam kawasan Batu Guring Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa dituntut 18 tahun penjara oleh Jaksa Penutut Umum (JPU). Jaksa menuntut Rolan dengan pasal 340 KHUP tentang pembunuhan berencana.

Persidangan tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Dwiyantoro SH dengan Hakim Anggota Eko Andrianto SH., MH dan Anang Indra Panditha SH., MH yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Sumbawa, pada Selasa (25/9). Sedangkan tuntutan dibacakan oleh JPU Agus Widiyono SH.

Agus Widiyono SH selaku JPU kepada wartawan mengatakan, terdakwa dikenakan pasal 340 KHUP tentang pembunuhan berencana dengan tuntutan 18 tahun penjara. Karena berdasarkan di persidangan, terdakwa terbukti merencanakan membunuh korban.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Pemalak di Samota 

“Yang memberatkan itu memang rencana pembunuhan ini sudah disiapkan. Yaitu memiliki tiga unsur diantaranya niat awal, adanya jedah waktu atau yang ketiga itu dilakukan dengan keadaan sadar,” ujarnya usai mengikuti persidangan.

Dipaparkannya, sesuai rekonstruksi, kejadian ini bermula dari keributan antara keduanya di salah satu café yang dijaga korban. Kemudian terdakwa pulang ke rumahnya untuk mengambil senjata tajam lalu kembali lagi ke lokasi menggunakan sebuah mobil.

Kemudian terdakwa langsung mencari korban dan bertemu di luar tempat hiburan malam. Ketika itu terjadi perkelahian antara keduanya dengan sama-sama menggunakan sajam. Namun dalam kejadiannya, korban yakni Samrah (38) meninggal dunia dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Pemalak di Samota 

Diungkapkannya, saat persidangan terdakwa meminta waktu untuk mengajukan pembelaan secara tertulis. Sidang kemudian akan kembali dilanjutkan pada tanggal 2 Oktober mendatang. Dengan agenda pembacaan pledoi atau pembelaan.

“Sidang akan kembali dilanjutkan pada pecan depan dengan agenda pembacaan pembelaan oleh terdakwa,” terangnya.

Seperti diberitakan, naas menimpa Samrah (38), warga Desa Mapin Kebak, Kecamatan Alas Barat. Pria yang diketahui bekerja sebagai penjaga cafe di kawasan Batu Guring di kecamatan setempat itu ditemukan tewas dengan luka bacokan di dalam selokan depan cafe, Sabtu (24/2) pagi lalu. Buntut kejadian ini,  belasan cafe di kawasan tersebut dibakar massa.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Pemalak di Samota 

Namun, hanya berselang beberapa jam, terduga pelaku kasus pembunuhan Samrah berhasil diringkus. Pelaku Ruslan alias Rolan ini diamankan di kediamannya di Desa Meraran, Kecamatan Seteluk, sekitar pukul 16.00 Wita. Rolan ditangkap oleh tim gabungan Polres Sumbawa, Polres KSB dan Polsek Seteluk. (NM3)

Artikel sebelumyaTerdakwa Korupsi Dana BOS SMKN 1 Lunyuk Jalani Sidang Perdana
Artikel berikutnyaSultan Kertapati : Duo Doktor adalah Semangat Baru NTB!

21 KOMENTAR

  1. Hi there! This is my first visit to your blog! We are a collection of volunteers and starting a new project in a community in the same niche.
    Your blog provided us valuable information to work on. You have done a
    marvellous job!

  2. hello there and thank you for your information ?
    I?ve definitely picked up anything new from right here.
    I did however expertise some technical issues using this website,
    as I experienced to reload the site a lot of times previous
    to I could get it to load properly. I had been wondering if your hosting is OK?
    Not that I am complaining, but sluggish loading instances times will sometimes affect your
    placement in google and can damage your high quality score if ads and marketing with Adwords.
    Anyway I am adding this RSS to my e-mail and could look
    out for much more of your respective interesting content.
    Make sure you update this again very soon..

  3. Have you ever considered writing an e-book or guest authoring on other blogs?
    I have a blog based upon on the same subjects you discuss
    and would love to have you share some stories/information. I know my readers would
    value your work. If you’re even remotely interested, feel free to send me an e-mail.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here