KESEHATAN

Direktur RSUP Jamin Pelayanan Kesehatan Masyarakat NTB Tidak Terabaikan

51
Direktur Utama RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, dr H Lalu Herman Mahaputra

NUSRAMEDIA.COM — Meski fokus terhadap pelayanan kesehatan saat terjadinya accident atau kecelakaan pada saat gelaran event balap motor dunia, pihak RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan tetap memprioritaskan dan tidak akan mengabaikan pelayanan untuk masyarakat di NTB.

Pasalnya, RSUP NTB sendiri merupakan rumah sakit rujukan utama yang ditunjuk untuk menangani pelayanan medis bagi para rider atau tim maupun penonton saat gelaran event dunia ini. Dimana ratusan tenaga kesehatan (nakes) yang tergabung dalam Tim Medis NTB tengah dipersiapkan.

Diketahui bersama, tidak lama lagi berbagai event balap internasional akan terlaksana di NTB. Antara lainnya seperti, Ademitsu Asian Talent Cup (IATC) mulai 12 hingga 14 November 2021. Kemudian pada 19 sampai dengan 21 November ini juga dilaksanakan World Superbike (WSBK).

Berbagai gelaran ini akan berlangsung tepatnya di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah. “Saya jamin, tentu tidak akan mengabaikan pelayanan terhadap masyarakat umum di NTB,” kata Direktur Utama RSUD Provinsi NTB, dr H Lalu Herman Mahaputra kepada media ini, Selasa (9/11) di Mataram.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang digunakan selama gelaran berlangsung akan menggunakan pola kolaborasi. “Intinya kita utamakan pola kolaborasi. Jadi sekali lagi saya tegaskan pelayanan sudah ada semua dan tidak akan mengabaikan pelayanan terhadap masyarakat kita,” kata pria yang kerap disapa Dokter Jack ini.

Lebih lanjut dikatakan mantan Direktur RSUD Kota Mataram itu, dari sisi kesiapan alat dan tenaga kesehatan serta sebagainya, dalam momen ini semuanya telah disiapkan secara maksimal dan tersusun rapi. Sehingga tidak mengabaikan setiap pelayanan kesehatan.

Pada dasarnya dalam hal ini, RSUP NTB sudah mengukur diri. Sehingga pelayanan terhadap masyarakat maupun dalam event nanti telah disusun semaksimal mungkin. Dimana para nakes dipersiapkan masing-masing dalam mengantisipasi segala sesuatunya. “Jadi sudah ada semua (tugasnya masing-masing),” tutup Dokter Jack. (red) 

Artikel sebelumyaWakapolda NTB Berkunjung ke Sumbawa
Artikel berikutnyaSumbawa Kini PPKM Level 2