KESEHATAN

Fokuskan Vaksinasi di Bima Dukung MXGP Samota

dr H Lalu Herman Mahaputra

NUSRAMEDIA.COM — Satuan Tugas (Satgas) Vaksinasi Provinsi Nusa Tenggara Barat hingga saat ini terus berupaya secara maksimal melakukan percepatan vaksinasi di NTB.

Ini dilakukan demi merealisasikan target capaian vaksinasi di NTB. Apalagi diketahui bersama, NTB menjadi tuan rumah untuk berbagai event internasional.

Baik itu gelaran MotoGP di Mandalika pada Maret 2022, termasuk pula ajang balap motor cross paling elit di dunia yang akan berlangsung Juni 2022 mendatang di Samota, Kabupaten Sumbawa.

Menurut Ketua Satgas Vaksinasi NTB, dr H Lalu Herman Mahaputra, khusus di Pulau Sumbawa wilayah Bima saat ini menjadi perhatian fokus pihaknya.

Karena, dia menilai vaksinasi diwilayah Bima masih diurutan paling kecil. Meski demikian setelah berkolaborasi dengan semua pihak, giat vaksinasi di Bima menunjukkan progres baik.

“Jadi kita (Satgas, Pemprov, TNI/Polri) bersama Pemkab bahu-membahu untuk “menggempur” Bima. Karena memang Bima itu masih diurutan buncit,” katanya kepada media ini di Mataram.

“Tapi sekarang Alhamdulillah. Kalaupun nanti vaksinasi 80 persen terlealisasi, artinya Bima itu akan bisa menyumbang sekitar 6 sampai 8 persen akumulasi keseluruhan cakupan vaksinasi di NTB,” imbuhnya.

Dengan dikebutnya vaksinasi di Pulau Sumbawa umumnya, khususnya di Bima, dikatakan pria yang kerap disapa Dokter Jack ini, juga dalam rangka mendukung giat MXGP Samota.

“Kalau (vaksinasi) di Sumbawa progresif, bagus. Di Lombok Timur juga bagus. Kalau tidak salah di Sumbawa itu (capaian vaksinasi) sudah hampir 70 persen,” kata Dokter Jack.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB ini juga mengajak masyarakat NTB agar dapat bersama-sama menyukseskan program vaksinasi.

Ini semua, kata mantan Direktur RSUD Kota Mataram tersebut, demi kebaikan bersama. Terlebih dalam menyikapi kondisi dimasa pandemi COVID-19 saat ini di NTB.

“Yang pasti, saya mengajak semua pihak agar mari menyukseskan program vaksinasi di NTB. Ini semua demi kebaikan kita bersama,” demikian dr H Lalu Herman Mahaputra. (red)