KESEHATAN

JCH Diberikan Vaksin

105

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa saat ini sedang memberikan vaksin bagi Jama’ah Calon Haji (JCH) tahun 2019.

Selain untuk kesehatan, pemberian vaksin ini merupakan sebagai syarat terakhir untuk melunasi iuran haji.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Ir. Surya Darmasyah kepada wartawan mengatakan, pemeriksaan pertama calon haji sudah dilaksanakan di 24 Puskesmas yang ada. Baik pemeriksaan jenis penyakit menular maupun tidak menular.

“Kemudian selesai tahap pertama, dilanjutkan dengan tahap kedua yaitu dengan pemberian vaksin meningitis dan vakisn influenza, ini sudah tahap terakhir,” ujar Sekdis yang didampingi, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Suhardi.

Baca Juga:  Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Terima Bantuan Oksigen Concentrator

Diterangkan Sekdis, data pemeriksaan akan dimasukan ke Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) yang berbasis on line.

Setelah data masuk ke dalam sistem, barulah koneksifitas antara bank dan perusahaan haji tempat masing-masing jama’ah terdaftar akan muncul. Sehingga iuran calon haji dapat dilunasi.

“Ketika belum selesai melaksankan pemeriksaan kesehatan, mereka Jama’ah haji tidak bisa melunasi. Makanya tahap inilah tahap terakhir. Nanti ketika setelah selesai ini kita masukan lagi ke data. Insya Allah mereka bisa melunasi. Bahkan sudah ada satu, dua yang sudah melunasi karena kemarin sudah divaksin,” ungkapnya.

Baca Juga:  Suka Duka Petugas Vaksinator Menembus Medan Sulit di Lombok Tengah

Ada dua jenis vaksin yang diberikan kepada calon haji. Yakni vaksin influenza dan vaksin meningitis.

Ini dilakukan sebagai upaya antisipasi agar calon haji tidak tertular penyakit ketika menunaikan ibadah hajinya.

“Tujuannya vaksinasi meningitis ini adalah jika kita tidak vaksin nanti takutnya di Arab ada yang namanya penyakit meningitis itu wajib, kalau itu tidak ada data vaksin dari Arab Saudi kita di tolak, itu yang wajibnya. Kalau influenza karena setiap tahun dilihat perkembangannya cuaca, batuk-batuk, itu yang kita melihat,” tambahnya.

Baca Juga:  Ditargetkan 41 Ribu Vaksin Perhari untuk Lombok Tengah

Vaksinasi yang diberikan Dikes akan berlangsung selama 3 hari dan dibagi menjadi tiga tahap di 24 Puskesmas.

Setelah vaksin, calon haji juga akan dilatih pembugaraan yakni dengan berlari sejauh 1,6 Km, di GOR Brang Biji, Sumbawa. (NM3) 

Artikel sebelumyaBersama PM Laksanakan Sholat Subuh Berjama’ah
Artikel berikutnyaTGH Hazmi Hamzar : Saya Yakin, Masyarakat NTB Tau Cara Berterimakasih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here