KESEHATAN

Jelang WSBK, Dokter Jack : Tim Medis Kita Ready!

47
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB, dr H Lalu Herman Mahaputra

NUSRAMEDIA.COM — “Tim medis kita sudah ready (siap) 100 persen untuk memberikan pelayanan kesehatan menjelang WSBK (World Superbike),” demikian ungkap Direktur RSUD NTB, Lalu Herman Mahaputra, Selasa (16/11) di Mataram.

Ungkapan tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Dokter Jack itu sebagai penegasan bahwa tim kesehatan sudah sangat siap menyambut gelaran WSBK di Sirkuit Internasional Mandalika pada 19 hingga 21 November 2021 ini.

Tak hanya itu, ia juga menyatakan, bahwa selain tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat, fasilitas lainnya juga siap mendukung WSBK. Yakni seperti dua unit helikopter.

Kemudian medical center juga tengah disediakan di Sirkuit Mandalika. Dimana medical center ini dinyatakannya melebihi di Sirkuit Sentul. “Kelas kita sudah rumah sakit Internasional,” ujarnya.

Khusus medical center di Sirkuit Mandalika, tim medis sebelum bertugas nantinya terlebih dahulu akan di karantina. Ini untuk mencegah agar tim medis tidak terpapar COVID19.

“Jadi tiga hari sebelum bertugas, semua tim medis yang ada di Sirkuit Mandalika di karantina dulu. Selain itu nanti pas pelaksanaan mereka harus sudah ada di tempat pukul 05.00 Wita, sehingga pukul 07.00 Wita semuanya sudah standby,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jumlah tenaga medis yang persiapkan untuk WSBK sebanyak 356 orang. Mereka akan bertugas dan tersebar di lokasi sirkuit baik di ring I maupun II.

Sedangkan di RSUD NTB, jumlah nakes juga disiapkan khusus. Seperti khusus dokter spesialis ini terdiri dari spesialis emergency, ortopedi, anastesi, bedah syaraf, bedah faskuler, bedah umum, bedah torak kardio faskuler dan bedah mulut.

RSUD NTB saat ini menjadi rumah sakit rujukan untuk para pembalap atau rider IATC dan WSBK bila terjadi aksiden. Sedangkan, untuk penanganan penonton ditangani oleh rumah sakit terdekat.

Seperti RSUD Lombok Tengah, Lombok Barat dan RSUD Mataram. Meski demikian, apabila tidak bisa ditangani oleh rumah sakit setempat maka akan dirujuk ke RSUD Provinsi NTB. Intinya RSUD NTB siap menyambut WSBK 2021. (red) 

Artikel sebelumyaPKB Bidik Kursi Pimpinan DPRD NTB
Artikel berikutnyaTebing di Senggigi Ambruk, Farin : “Itu Tidak Wajar”