KESEHATAN

Oksigen Medis di NTB Aman

40

MATARAM — Ketersediaan oksigen medis menjadi hal penting. Terutama untuk kebutuhan pasien dimasa pandemi COVID19 saat ini. Khusus di NTB, nampaknya ketersediaan oksigen medis tidak perlu dikhawatirkan.

Pasalnya, NTB kedatangan puluhan ton oksigen medis. Ketersediaan amannya oksigen medis ini, dipertegas oleh dr H Lalu Herman Mahaputra-Direktur RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Saya pastikan ketersediaan oksigen (medis) kita terpenuhi. Kemarin Sabtu pagi (7/8/2021) ada 58 ton yang masuk,” kata pria yang akrab disapa Dokter Jack ini di Mataram.

“Nanti hari Selasa (10/8/2021) akan masuk 21 ton (oksigen) lagi. Ada lagi bantuan dari kementerian sekitar 10 ton, kemudian tadi juga saya dapat informasi akan ada 20 ton mau masuk,” tambahnya.

Baca Juga:  Suka Duka Petugas Vaksinator Menembus Medan Sulit di Lombok Tengah

Meski NTB mempunyai stok oksigen yang banyak, pihaknya akan mengatur penggunaannya, seperti yang sudah berjalan sebelumnya. Dimana setiap rumah sakit, diatur penerimaan oksigennya sesuai kebutuhan.

Kemudian, kata mantan Direktur RSUD Kota Mataram itu, untuk penanganan pasien juga akan dilihat tingkat keperluannya. Jika bisa ditangani dengan tanpa oksigen maka itu lebih baik.

“Penggunaan oksigen ini harus diefisiensikan. Sebab kita tidak tau sampai kapan COVID ini. Semua direktur rumah sakit harus menghitung secara teliti kebutuhan oksigennya. Ini salah satu solusi dimasa pandemi seperti sekarang ini,” tegas Dokter Jack yang juga merupakan salah satu Tim Oksigen Nasional.

Baca Juga:  Ditargetkan 41 Ribu Vaksin Perhari untuk Lombok Tengah

Informasi tentang oksigen tetap diterimanya setiap hari. Bahkan memudahkan dirinya untuk mendapat solusi terkait kebutuhan oksigen di NTB. Disamping itu, Dokter Jack juga mengungkapkan bahwa di NTB akan dibangun pabrik oksigen atau generator oksigen.

Ini tak lain, dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan oksigen di NTB. Menurut dia, hal ini sedang dibicarakan dengan pihak Pemprov NTB. Selain itu, dia juga akan terus berupaya untuk mendapatkan oksigen dari luar bersama seluruh stake holder yang ada.

Baca Juga:  Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Terima Bantuan Oksigen Concentrator

Dia menegaskan bahwa, pihaknya bersama tim dari kepolisian terus memantau kelancaran pendistribusian oksigen di NTB. “Saya juga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam memantau pendistribusian oksigen dari Jatim menggunakan kapal,” tegasnya.

“Selama ini tidak ada masalah, termasuk bila pengiriman oksigen tiba di Lembar, Iso tank Oksigen langsung dikawal polisi lalu lintas ke rumah sakit tujuan dan kota/kabupaten di Lombok-Sumbawa,” demikian Dokter Jack menambahkan. (red) 

Artikel sebelumyaBooster Nakes, Wadir Umum RSUD NTB : “Sudah Mulai Berjalan”
Artikel berikutnyaDPP PKS Siapkan Salim Segaf di Pilpres 2024