KESEHATAN

Pengadaan Sembilan Unit Ambulance Diproses

575
Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa, Junaedi

NUSRAMEDIA.COM — Sebanyak 9 unit ambulance diadakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa di Tahun 2022 ini. Dokumen pengadaan sudah diserahkan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Sumbawa untuk selanjutnya dilakukan pelelangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Junaedi kepada wartawan mengatakan, pengadaan ambulance bersumber dari DAK Reguler Penguatan Sistem Kesehatan tahun 2022 dengan nilai Rp 650 juta per unit.

Setiap ambulance akan dilengkapi dengan peralatan standar untuk puskesmas keliling.
Diungkapkannya, ambulance ini nantinya akan ditempatkan di sembilan puskesmas.

Puskesmas ini meliputi Lunyuk, Sumbawa Unit 2, Moyo utara, Moyo Hulu, Lopok, Plampang, Labangka, Empang dan Badas Unit 2. Terhadap progres pengadaanya, jelas Junaedi, telah dilaksanakan probity audit oleh Inspektorat.

Sejauh ini Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sudah berkoordinasi dengan Bagian PBJ Setda Sumbawa terkait metode pelaksanaan tender. “Ada sembilan ambulance pengadaannya melalui DAK,” kata Junaedi.

“Kita sudah mengajukan probity audit ke Inspektorat dan sudah selesai. Ini sedang berproses, segera tender,” tambahnya pada Kamis (17/3) di Sumbawa.

Diakuinya, ketersediaan ambulance di masing-masing puskesmas saat ini ada yang satu unit dan ada yang dua unit. Namun sebagian besar berusia tua dan sudah saatnya untuk ditambah.

Untuk pengadaan, lanjutnya, diupayakan secara bertahap sesuai dengan analisis kebutuhan masing-masing puskesmas. “Hampir setiap tahun kita ada. Artinya bahwa pengadaan itu sudah berdasarkan analisis,” ujarnya.

Menurut dia, perencanaanya sudah dianalisis kebutuhan masing-masing puskesmas. Dengan melihat kondisi ambulancenya, melihat situasi jumlah rujukan pasien yang harus dilayani. Misalnya jauh, kata dia, kalau dua pun kadang kerepotan juga.

“Begitu merujuk, belum pulang sudah ada yang merujuk lagi. Sering terjadi seperti itu. Mereka juga ada aktivitas seperti posyandu,vaksinasi atau kegiatan lain di tengah masyarakat,” pungkasnya. (red) 

Artikel sebelumyaGuru To’i : Berikan Pelayanan Maksimal, Jempol Satu Dulu..!
Artikel berikutnyaPemkab Sumbawa Intens Pantau Bahan Pokok Jelang Ramadhan