KESEHATAN

Sumbawa Optimis Vaksinasi Capai Target Akhir Maret

281
Kepala Bidang P3PL Dinas Kesehatan Sumbawa, H Sarip Hidayat

NUSRAMEDIA.COM — Menjelang gelaran event balap motor cross dunia yaitu MXGP di Samota, Kabupaten Sumbawa capaian vaksinasi ditargetkan 100 persen untuk dosis pertama. Sedangkan dosis kedua, capaian vaksinasi harus sudah mencapai 70 persen. Kabupaten Sumbawa pun menyatakan optimis bahwa capaian target vaksinasi akan terlealisasi pada akhir Maret 2022 mendatang.

Kabid Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinas Kesehatan Sumbawa, H Sarip Hidayat menyebutkan progres capaian vaksinasi hingga saat ini terbilang baik. Berdasarkan data Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) untuk dosis satu sudah mencapai 89 persen. Kemudian untuk dosis dua telah mencapai 69 persen.

Baca Juga:  Gubernur NTB : Langkah Awal Tingkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Namun, kata dia, data manual yang dilakukan di lapangan dan saat ini dalam proses penginputan ke KPCPEN dosis satu sudah mencapai 91 persen, dan dosis dua mencapai 71 persen. “Kalau melihat progres saat ini kita optimis vaksin satu dan dua capai target hingga akhir Maret,” ujarnya pria yang kerap disapa Sarip ini pada Selasa (1/3) di Sumbawa.

Kemudian untuk vaksin dosis III atau booster, diakuinya saat ini masih rendah. Hal tersebut dikarenakan interval pemberian vaksin dari dosis dua yang harus berjarak 6 bulan. Meski demikian, saat ini keputusan Kemenkes pemberian booster bisa dilakukan dengan interval waktu 3 bulan. Sehingga pihaknya meyakini capaian booster akan meningkat di akhir Maret.

Baca Juga:  Gubernur NTB : Langkah Awal Tingkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

“Untuk dosis tiganya itu dia karena kan jatuh tempo dari kementerian itu minimal 6 bulan dari dosis dua. Sehingga sampai hari ini kita masih rendah capaiannya. Tapi ada kebijakan baru lagi dari kemenkes yang keluar 15 februari bahwa minimal interval pemberian dosis dua ke dosis tiga itu sekarang 3 bulan,” papar Sarip. “Jadi sekarang kita bisa lebih cepat capaiannya dosis ketiga itu nanti. Karena sudah banyak orang yang sudah jatuh tempo pemberian dosis ketiga kayak gitu,” imbuhnya.

Baca Juga:  Gubernur NTB : Langkah Awal Tingkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Untuk mengejar capaian target vaksinasi ini, pihaknya telah menambah tim vaksinator. Selain itu pihaknya juga berharap adanya dukungan masyarakat akan kesadaran pentingnya menerima vaksin untuk mengurangi resiko COVID-19. “Kendala pelaksanaan di lapangan kita butuh pergerakan dari kesadaran masyarakat untuk mau datang ke tempat vaksinasi. Tentunya kita punya tugas bahwa keyakinan pentingnya untuk booster atau dosis 3 untuk pembentukan anti bodi setelah vaksin kedua,” tutup Sarip Hidayat. (red) 

Artikel sebelumyaDirektur RSUP NTB : “Tahun Ini Pelayanan Kesehatan Kita Maksimalkan”
Artikel berikutnyaFokuskan Vaksinasi di Bima Dukung MXGP Samota