NASIONAL

Dialog Kebangsaan PKS, Kepala Daerah Perlu Membuka Jembatan Kebersamaan

36

NUSRAMEDIA.COM — Badan Pembinaan Kepemimpinan Daerah (BPKD) DPP PKS menggelar Lokakarya Peningkatan Kinerja Kepala Daerah di Hotel Jayakarta, Senggigi, Lombok Barat Jumat-Sabtu (19-20/11/2021).

Acara ini menghadirkan 32 orang Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Partai Keadilan Sosial (PKS) dari berbagai Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Lokakarya diawali dengan Dialog Kebangsaan bertajuk “Peran Kepemimpinan dalam Membangun Keunggulan Daerah”. Hadirkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sebagai pembicara.

Turut pula hadir Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Ketua Majelis Syuro PKS Dr Salim Segaf Al-Jufri. Tampil sebagai pembicara pertama, Gubernur Provinsi Jawa barat Ridwan Kamil memaparkan kiat dan cara Jawa Barat menghadapi pandemi COVID19.

Baca Juga:  LFC Taklukan PS Lombok Tengah

Sehingga tetap survive secara pengelolaan anggaran daerahnya. “Pimpinan Daerah harus kreatif dan proaktif mengetuk semua pintu sumber anggaran Non APBN agar kesejahteraan rakyat tetap terjaga dimasa pandemi,” ujar pria yang kerap siapa Kang Emil ini.

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah berbicara tentang pentingnya pemimpin daerah mempunyai visi besar kebangsaan. Antara lainnya dengan peningkatan kualitas SDM.

Yakni, kata orang nomor satu di NTB itu, melalui pendidikan. Seperti yang sedang dilakukannya dengan mengirim 1000 putra-putri NTB sekolah ke mancanegara.

“Kami memanggil semua ilmuwan terbaik Indonesia dari luar negeri untuk mengajar di NTB dengan bayaran yang sama di luar negeri. Dan menerima mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia, sebagian besar dengan beasiswa,” ujar pria yang akrab dipanggil Bang Zul itu.

Baca Juga:  LFC Taklukan PS Lombok Tengah

Dia juga berbagi kisah sukses dibalik keberhasilan mewujudkan pembangunan Sirkuit Internasional Mandalika. Menurut Bang Zul, ini merupakan hasil sinergi semua pihak di NKRI.

Sebuah hasil dari semangat saling memberi dan memperbaiki. “Dengan pendekatan membuka hati pada semua, segala kebaikan bisa diterima oleh daerah untuk kemakmuran rakyat,” ujarnya.

Kemudian Ketua Majelis Syuro PKS Dr Salim menyampaikan perlunya seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Kada/Wakada) membuka jembatan kebersamaan dengan semua pihak di negeri ini.

Baca Juga:  LFC Taklukan PS Lombok Tengah

“Jembatan itu tak boleh rusak oleh apapun, termasuk kontestasi pemilu. Sebab, kita semua akan selalu melalui jembatan itu setiap saat untuk menuntaskan amanah kelemimpinan kepala daerah,” ujarnya.

Menariknya, dalam sambutan pembukaan Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyampaikan perintah kepada Kada-Wakada yang didukung PKS untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk kesejahteraan rakyat.

Sedangkan persoalan PKS mengambil jalan opisisi hanya berlaku ditingkat pusat. “Yang oposisi itu DPP, seluruh Kada-Wakada harus bisa berkoalisi dengan anasir kebaikan bagi kemakmuran rakyat,” demikian selorohnya. (red) 

Artikel sebelumyaSaat Ini 3 Besar, PPP NTB Targetkan Jadi Pemenang
Artikel berikutnyaBupati Sumbawa Kunjungi Mentan Minta Dukungan Pengembangan Food Estate