NASIONAL

Presiden Akan Buka Kongres VI IJTI di Lombok

59

NUSRAMEDIA.COM — Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) akan menggelar Kongres VI di Hotel Sheraton, Kawasan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat pada 29 hingga 30 Oktober 2021. Kongres kali ini berbeda dengan kongres sebelumnya. Mengingat dimasa pandemi COVID19 saat ini, maka acara kongres menggunakan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Dimana jumlah peserta yang memiliki hak suara juga dibatasi kehadirannya secara langsung.

Tercatat jumlah peserta yang hadir sekitar 250 orang dari 26 Pengurus Daerah atau Pengda di seluruh Indonesia. Mereka hadir secara fisik dan daring melalui virtual. Ketua IJTI Pusat Yadi Hendriana mengatakan, kegiatan empat tahun sekali kali ini, terasa berbeda. Sebab dilakukan pada masa pandemi COVID19. “IJTI memiliki komitmen membantu pemerintah dalam menekan penyebaran COVID19,” ujarnya kepada awak media secara daring, Rabu (27/10).

Baca Juga:  LFC Taklukan PS Lombok Tengah

Ia menjelaskan, Kongres IJTI ini rencananya akan dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo secara daring dan dihadiri langsung Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G Plate. Kemudian Ketua Dewan Pers Muh Nuh, dan anggota Dewan Pers, Wamenparekraf Angela Herliani Tanoesoedibjo dan seluruh Pempred TV Nasional. Untuk rangkaian kegiatan sebelum acara puncak pemilihan kepengurusan baru IJTI, sejumlah kegiatan seminar dan workshop nantinya diisi oleh narasumber. Antara lainnya dari pihak Kementerian Komunikasi dan Informasi, Dewan Pers dan IJTI Pusat.

Baca Juga:  LFC Taklukan PS Lombok Tengah

“Harapannya melalui workshop ini dapat memberikan pemikiran dan pemahaman kepada rekan-rekan jurnalis di seluruh Nusantara,” ujarnya. “Terkait destruksi ataupun problem serta komitmen yang harus dimiliki seorang jurnalis. Termasuk, melalui kongres ini kita melakukan pembenahan khususnya kompetensi dan menguatkan karya jurnalistik supaya kongres ini bisa lebih bermakna dan jauh kedepan,” tambahnya.

Menurut dia, dipilihnya NTB sebagai tuan rumah khususnya Lombok, karena pemerintah menetapkan daerah ini sebagai salah satu dari lima Destinasi Super Prioritas Nasional (DSPN). Sehingga, lanjutnya, adanya kongres menjadi titik balik kebangkitan pariwisata Indonesia dan NTB pada khususnya. “Ini tentunya menjadi menarik karena seluruh jurnalis yang hadir akan mengekspose dan menyiarkan Lombok dan NTB sehingga tersiar secara luas ke masyarakat. Dan ini menjadi semacam promosi bagi pariwisata daerah,” demikian. (red) 

Baca Juga:  LFC Taklukan PS Lombok Tengah
Artikel sebelumyaMuhammad Nasir Ingin Buat Perubahan Besar untuk KSB
Artikel berikutnyaSumbawa Upayakan Kebut Vaksinasi Melebihi 40 Persen