NASIONAL

TGB Jadi Wakomut BSI, Mahalli Fikri : “Insya Allah Membawa Berkah”

134
TGH Mahalli Fikri (kiri) dan TGKH N Zainul Majdi /TGB (kanan)

MATARAM — Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, TGH Mahalli Fikri memberikan selamat kepada mantan Gubernur NTB dua periode, yakni TGKH M Zainul Majdi atau kerap dipanggil Tuan Guru Bajang (TGB).

Ucapan yang diungkapkannya itu lantaran TGB ditetapkan sebagai Wakil Komisaris Utama (Wakomut) PT Bank Syariah Indonesia Tbk. “Selamat sukses saya sampaikan kepada TGB dan BSI,” ucap Mahalli Fikri kepada NUSRAMEDIA, Selasa (24/8) di Mataram.

Politisi Partai Demokrat itu memandang dengan ditetapkan TGB sebagai Wakomrut BSI adalah hal positif. Terutama, untuk dunia perbankan syariah, khususnya BSI.

Tak hanya itu, Mahalli Fikri, juga meyakini dengan adanya TGB di BSI akan mampu membawa sebuah perubahan lebih baik. Bahkan nengglobal.

Hal yang ditegaskan Ketua Komisi V DPRD NTB itu bukan tanpa alasan. Karena, TGB dinilai memiliki jaringan yang kuat dan luas. Terlebih di duia pesantren dan komunitas keagamaan.

Diketahui pula, TGB merupakan Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia. Dimana memiliki anggota yang cukup besar.

“Jangan lupa, beliau (TGB) adalah Ketua OIAA Cabang Indonesia yang anggotanya puluhan ribu dan rata-rata menjadi tokoh/pemimpin diwilayah masing-masing,” kata Mahalli Fikri.

“Sebagai alumni Al-Azhar (yang menjadi kebanggaan almamaternya) dapat dipastikan jaringan beliau di dunia Internasional (Timur Tengah) juga pasti kuat dan mantap,” imbuhnya.

Oleh karenanya, Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) NTB ini mengaku sangat yakin kehadiran TGB di BSI akan membawa keberkahan.

“Kehadiran TGB di BSI sebagai bagian dari managemen, Insya Allah membawa berkah (kebaikan yang bertambah-tambah dan langgeng),” demikian Mahalli Fikri.

Sekedar informasi, dua tokoh ekonomi syariah Indonesia, Adiwarman Azwar Karim dan Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi ditetapkan sebagai Komisaris Utama dan Wakil Komisaris Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

Penetapan ini sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan mata acara RUPSLB perubahan susunan dewan komisaris perseroan.

Ini juga sesuai dengan Peraturan OJK No.33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, yang mengatur bahwa Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh RUPS, khususnya Pasal 23 ayat 1 juncto Pasal 3 ayat 1. (red) 

Artikel sebelumyaNTB Surga yang Harus Dijaga Bersama
Artikel berikutnyaPerpusnas Akan Bangun Perpustakaan di KEK Mandalika