NASIONAL

Tim Pemprov NTB Study Komparasi ke Italia

54
Kepala Dinas PUPR NTB, Ridwansyah (kiri) dan Direktur Utama RSUP NTB, Lalu Herman Mahaputra (kanan)

NUSRAMEDIA.COM — Direktur Utama RSUD Provinsi NTB, Lalu Herman Mahaputra dan Kepala Dinas PUPR NTB, Ridwansyah merupakan bagian Tim Pemprov NTB melakukan study komparasi ke Italia. Dimana Italia sebagai negara yang telah puluhan kali sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan event MotoGP. Oleh karenanya, NTB perlu belajar banyak ke negara tersebut.

Dihari pertama, Tim Study Komparasi Pemprov NTB diterima oleh Jajaran Kepolisian Daerah Remini, Italia. Sementara dihari kedua, Tim mengunjungi Missano Circle Circuit MotoGP Marco Simoncelli. Disini Tim Pemprov NTB didampingi pihak kepolisian Remini untuk melihat langsung dari dekat secara nyata dilapangan. Dalam kegiatan tersebut menghasilkan beberapa hal.

Baca Juga:  LFC Taklukan PS Lombok Tengah

Diantaranya Pemprov NTB akan mengadopsi berbagai tehnis dan sistem penyelenggaraan acara. Dari Ruang Command Center, apabila terjadi kontijensi, keamaan. Termasuk soal penempatan medical center, screening penonton, hingga berbagai regulasi lainnya. Kemudian keamanan protokol kesehatan yang biasa dilakukan saat penyelenggaraan event tersebut.

Seperti, setiap penonton diwajibkan untuk mengisi aplikasi kesehatan (semacam aplikasi pedulilindungi Indonesia). Direktur RSUP NTB, Lalu Herman Mahaputra mengaku banyak mempelajari berbagai hal terutama soal tim medis melakukan screening terhadap penonton. Bahkan ia juga mempelajari secara langsung seperti apa dan bagaimana melakukan evakuasi medis jika terjadi insiden dalam pelaksanaan race.

Baca Juga:  Demokrat Menang, Mahally Fikri : "Saya Langsung Sujud Syukur"

“Sungguh luar biasa pembelajaran yang saya dapatkan untuk saya terapkan dan menjadi bahan evaluasi bagi tim medis WSBK maupun MotoGP setiba saya di Indonesia,” kata dia. “Kita harus bisa melaksanakan tugas semaksimal mungkin demi nama baik NTB, Indonesia dimata Internasional. Kita perlu bangun sistem screening penonton berbasis IT untuk pemeriksaan kesehatan/PCR atau antigen sesuai prokes,” demikian pria yang kerap disapa Dokter Jack ini.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR NTB, Ridwansyah menegaskan Indonesia, khususnya NTB belum memiliki pengalaman untuk berbagai hal terkait event dunia ini. Oleh karenanya, menurut dia, menjadi penting melakukan pembelajaran ke Italia. Terlebih negara tersebut, kata dia, sudah puluhan tahun menyelenggarakan event internasional, salah satunya adalah MotoGP. “Italia sudah puluha tahun menyelenggarakan MotoGP. Kita bahkan Indonesia  belum punya pengalaman untuk itu. Karena itu, kita harus banyak mencontoh sistem yang diterapkan Italia,” tutup Ridwansyah. (red) 

Baca Juga:  LFC Taklukan PS Lombok Tengah
Artikel sebelumyaPresiden Akan Hadir Menyaksikan ATC di Sirkuit Mandalika
Artikel berikutnyaHBK : “LFC Ingin Jadi Jawara NTB”