OLAHRAGA

Jaring Talenta Muda, PSTI Akan Gelar Lomba Sepak Takraw Antar Pelajar se-NTB

138
Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Nusa Tenggara Barat, Sambirang Ahmadi

MATARAM — Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Nusa Tenggara Barat berencana akan menggelar Lomba Sepak Takraw Antar Pelajar se-NTB.

Demikian hal itu diungkapkan oleh Sambirang Ahmadi selaku Ketua PSTI NTB kepada media ini, Senin 30 Agustus 2021 di Mataram.

“Kita mau buat event lomba sepak takraw antar pelajar se-NTB dalam rangka ulang tahun NTB (Ke-63 Tahun 2021),” ujarnya.

Selain menyambut dan memeriahkan HUT NTB, menurut dia, ini adalah salah satu upaya pihaknya dalam menjaring talenta muda untuk olahraga sepak takraw.

Hanya saja, ia tak memungkiri untuk digelarnya sebuah event harus melihat situasi dan kondisi. Terlebih ditengan sikon pandemi CIVID19 saat ini.

Baca Juga:  Ketua PCI NTB Lepas Wasit ke PON Papua

Oleh karenanya, Ketua Komisi III DPRD NTB itu mengaku akan terlebih dahulu melakukan komunikasi dengan pihak terkait. Terutama soal ijin keramaian.

“Dalam rangka mencari bibit-bibit atlet takraw juga. Insya Allah, mudah-mudahan kalau diizinkan keramaiannya,” kata Sambirang Ahmadi.

“Kita mau cari dan mulai dari kalangan pelajar,” tambah anggota DPRD NTB jebolan asal Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Sumbawa-Sumbawa Barat tersebut.

Dulu, masih kata Sambirang Ahmadi, takraw NTB pernah masuk dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Maka dari itu, pihaknya ingin mengembalikan semangat serta mendongkrak nama baik PSTI NTB, sehingga bisa berlaga lagi pada PON.

Baca Juga:  LFC Siap Jadi Klub Bola Kebanggaan Bumi Gora

Disisi lain, Sekretaris Fraksi PKS DPRD NTB itu tak menampik, bahwa kabar olahraga takraw di NTB dinilainya kurang nyaring, bahkan nyaris tak terdengar.

Mirisnya lagi, cabor sepak takraw NTB harus rela tidak bisa berlaga di PON Papua. Ini dikarenakan tidak adanya atlet yang harus diprioritaskan.

Meski demikian, hal itu ditegaskan Sambirang bukan berarti menjadi alasan untuk berdiam diri. Tentu, kata dia, kemungkinan dilatari beberapa faktor.

“Mungkin karena peminat atau tingkat intensitas pembinaan diklat, lomba/event takraw di NTB sangat kurang. Termasuk sosialisasinya juga,” katanya.

Oleh karenanya, PSTI NTB dibawah kepemipinannya, Sambirang mengaku bertekad akan siap membawa sebuah perubahan.

Baca Juga:  Kontingen PON NTB Resmi Dilepas

Bahkan akan melakukan berbagai upaya untuk mengangkat nama baik PSTI di NTB, tak hanya ditingkat nasional tapi juga dilevel internasional.

Khusus rencana gelaran lomba, Sambirang Ahmadi sangat berharap agar seluruh SMA/SMK se-NTB turut berpartisipasi.

Demi kelancaran dan sesuai harapan, pihaknya dalam waktu dekat akan berkoordinasi untuk bekerjasama dengan Dinas Dikbud NTB.

“Kalau pesertanya banyak mungkin akan di bagi menjadi dua titik dengan pola tiap wilayah yaitu di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa,” ujarnya.

“Jadi nanti yang juara dari Pulau Lombok, kita akan pertandingkan lagi dengan yang berhasil keluar sebagai juara dari Pulau Sumbawa,” demikian Sambirang menambahkan. (red) 

Artikel sebelumyaSeluruh Desa di NTB Diminta Segera Bentuk Posko PPKM
Artikel berikutnyaJohan Dorong Bulog Tingkatkan Kemampuan Serap Gabah Petani di Pulau Sumbawa