OLAHRAGA

Mi6 Dorong Galang Open Donasi

55

MATARAM — Perhelatan PON ke XX di Jayapura, Provinsi Papua akan berlangsung September 2021 Mendatang. Kontingen PON NTB yang dipimpin Mori Hanafi dipastikan akan mengirim sejumlah atlet dari berbagai cabor untuk menyukseskan giat 4 tahunan sekali tersebut.

Meskipun demikian rumor yang beredar kontingen PON NTB masih terkendala masalah logistik selama pelaksanaan Pekan Olah Nasional di tanah papua tersebut.

Apalagi acara Pembukaan Pelatda PON NTB Gemilang Papua 2021 tanggal 3 Juni 2021, Ketua Kontingen PON NTB, H Mori Hanafi secara ekplisit dan terbuka akan mencari sponsor untuk kontingen PON NTB yang dipimpin.

Sejurus dengan hal tersebut, Gubernur NTB menyatakan dirinya tidak pernah meragukan kemampuan Ketua Kontingen PON NTB dalam mencari sponsor diajang olahraga nasional. Karena, itu kelihaian Mori Hanafi sebagai politisi.

Baca Juga:  World Superbike Kian Dekat, Pemprov NTB Kebut Vaksinasi

Terkait dengan hal tersebut, Mi6 mendorong Pemprov NTB dan Kontingen PON NTB menggalang open donasi kepada masyarakat NTB maupun Luar NTB.

Open Donasi ini dimaksudkan agar ada partisipasi maupun keswadayaan masyarakat NTB dalam memberikan atensi dan apresiasi terhadap pejuang NTB dalam ajang PON XX.

“Jika sponsorship terbatas pada sejumlah orang/badan usaha, maka Open Donasi akan bersifat masiv dan partisipatif. Karena melibatkan seluruh komponen masyarakat NTB untuk menyumbang atlet kesayangannya,” kata Bambang Mei Finarwanto selaku-Direktur Mi6, Sabtu (19/6) di Mataram.

Baca Juga:  Kempo NTB Targetkan Dua Emas di PON Papua

Pria yang akrab disapa Didu itu mengatakan, ditengah pandemi yang berdampak kepada seluruh sektor kehidupan warga NTB, maka penggalian dana Open Donasi ini haruslah dimaknai saling menguatkan dan solidaritas dari masyarakat NTB untuk pejuang olah raganya.

“Untuk itu Pemerintah Provinsi atau KONI Provinsi NTB harus segera merumuskan taktik dan strateginya agar Open Donasi ini bisa sukses merebut hati masyarakat NTB,” kata Didu.

TRANSPARANSI DEBIT-KREDIT

Mi6 menambahkan kunci merebut hati warga NTB agar bergerak menjadi sponsorship secara massal, salah satunya adalah soal transparansi/keterbukaan anggaran untuk ajang PON XX.

Ini dinilai penting, karena warga NTB ingin memastikan donasinya tepat sasaran untuk atlet pujaan hatinya. “Debit-kredit anggaran PON NTB dibuka saja ke publi, berapa yang masuk, sumbernya, kekurangannya maupun item- item rincian penggunaannya. Makin Transparan ke publik makin bagus. Tidak ada dusta diantara kita,” tandas didu.

Baca Juga:  World Superbike Kian Dekat, Pemprov NTB Kebut Vaksinasi

Didu menambahkan ditengah defisit keuangan yang dialami Pemprov NTB, maka open donasi ini merupakan salah satu solusi yang baik untuk menutupi kekurangan dana untuk atlet PON NTB.

“Masalahnya sekarang apakah Pemprov NTB/ KONI dengan jejaring yang dimilikinya mampu nggak menggerakkan seluruh semesta Rakyat NTB untuk bersatu padu dan bergandengan tangan menggalang Open Donasi secara massal dan Masiv?,” demikian mantan Dorektur Walhi NTB dua periode tersebut. (red) 

Artikel sebelumyaPilgub 2024, Dinilai Masih Mendominasi
Artikel berikutnyaDoktor Zul Usulkan Direct Flight : “Kemestian yang Harus Dilakukan”