OLAHRAGA

NTB Terus Berbenah Sambut Gelaran Superbike dan MotoGP

106
Ilustrasi MotoGP dan WSBK. (Ist)

MATARAM — Nusa Tenggara Barat terus berbenah. Terlebih dalam menyambut gelaran bergengsi dunia. Yaitu seperti World Superbike (WSBK) 2021 dan MotoGP 2022.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB bahkan mulai menyiapkan semua sektor pendukung demi kelancaran berbagai event internasional tersebut.

Diketahui, pembangunan pengaspalan sirkuit MotoGP Mandalika atau Mandalika Street Circuit telah mencapai 100 persen. Diharapkan, NTB sebagai tuan rumah harus totalitas.

Beberapa hari lalu, sebagai ikhtiar nyata Pemprov NTB bahkan telah melakukan rapat koordinas (rakor) Optimalisasi Dukungan dan Kemanfaatan Daerah dalam Penyelenggaraan Event Dunia tersebut.

Berbagai hal mencuat jadi fokus pembahasan bersama seluruh OPD lingkup Pemprov NTB. “Apalagi pembangunan sirkuit
Mandalika Street Circuit sudah mencapai 100 persen,” kata Asisten II Setda NTB, M Husni saat memimpin rakor tersebut tepatnya pada Rabu 18 Agustus 2021 lalu.

“Sehingga ikhtiar Gubernur dan Wakil Gubernur NTB (Dr H Zulkieflimansyah dan Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah) menjadikan NTB sebagai tuan rumah event dunia ini, harus dipersiapkan dengan matang betul,” imbuhnya.

Baca Juga:  World Superbike Kian Dekat, Pemprov NTB Kebut Vaksinasi

Ditegaskan Husni, segala infrastruktur dan persiapan lain harus memiliki progres dan terget yang jelas. “Seperti persiapan transportasi darat, laut dan udara, harus punya progres yang jelas, sehingga cepat dirampungkan persiapannya,” ungkap mantan Kepala Dinas ESDM NTB tersebut.

Begitu juga, kata dia, dukungan sarana dan prasana seperti seperti pelabuhan, bandara, penginapan, rumah sakit dan persoalan lingkungan. Kemudian infrastruktur jalan maupun keamanan. Termasuk kesiapan daerah Kabupaten/Kota dalam menyambut gelaran ini.

Disamping itu, masih kata Husni, diharapkan menyerapan vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan masyarakat dilingkar Mandalika juga harus mencapai 50-70 persen. Karena ini menjadi bagian dari upaya agar dimasa pandemi. Sehingga, event ini dapat berjalan sesuai rencana.

Selain itu, Asisten II juga meminta agar dukungan dan koordinasi dengan lembaga vertikal seperti kementerian dan OPD terkait harus lebih digiatkan, agar persiapan dan pembangunan berjalan lancar.

Baca Juga:  Kempo NTB Targetkan Dua Emas di PON Papua

“Berbagai persiapan dan progres lain, agar diadakan pertemuan klinis oleh masing-masing OPD dan lembaga terkait,” Muhammad Husni.

Sementara itu, dalam laporannya Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi mengaku, bahwa selain rakor dengan jajaran Pemprov, pihaknya juga seringkali melakukan pembahasan dengan Kemenparekraf RI.

Terutama soal persiapan dan dukunga dari sisi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “Untuk persiapan pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata mantan Karo Organisasi Setda NTB tersebut.

Sehingga, kata Yusron, diharapkan nantinya akan ada paket-paket wisata maupun hiburan serta prodak dari UMKM yang dapat dinikmati oleh pengunjung yang datang dari berbagai belahan dunia.

Hal yang ditegaskan Yusron bukan tanpa alasan. Ia berharap agar masyarakat NTB dapat mengambil manfaat dari adanya gelaran tersebut. “Agar masyarakat NTB bisa mengambil manfaat dari event ini,” tegasnya.

Baca Juga:  Kempo NTB Targetkan Dua Emas di PON Papua

Kemudian, IGB Sumbawanto mewakili GM Pelindo III Lembar. Dia menyampaikan bahwa
alur dan rambu untuk hotel terapung, kini sudah mulai siap.

Termasuk, kata dia, hal teknis lain terus digalakkan untuk dituntaskan atau finishing. Salah satunya soal fasilitas terminal di Gili Mas. “Fasilitas terminal di Gili Mas sudah siap 100 persen,” jelas singkat.

Sedangkan GM Angkasa Pura I Lombok yang diwakili Hulman Wesly mengatakan saat ini sedang menyelesaikan Pembangunan bandara. Pengerjaan pembangunan terminal berproses 98,3 persen.

“Targetnya akan rampung di bulan September. Begitupun pemetaan frekuensi penerbangan dan seat capacity dari/ke BIL,” pungkasnya.

Sekedar informasi, rakor itu juga dihadiri oleh Kepala Dinas LHK, Perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas PU, Dinass Perhubungan dan OPD atau lembaga terkait lainnya. (red) 

Artikel sebelumyaPejabat Fungsional Pranata Komputer Berperan Strategis
Artikel berikutnyaTete Batu Wakili Indonesia di Ajang Lomba Desa Wisata Dunia