PARIWISATA

Bandara Sumbawa Siap Jadi Alternatif

85

NUSRAMEDIA.COM — Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa menjadi salah satu bandara alternatif jika terjadinya limpahan pesawat yang mungkin tidak tertampung di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (Bizam) pada gelaran World Superbike (WSBK) mendatang.

Terhadap hal ini, Kepala Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Tri Pono Basuki W menyampaikan kesiapannya jika limpahan pesawat diarahkan ke Bandara Sumbawa. “Kami siap menjadi bandara cadangan, dan siap ikut mendukung pegelaran WSBK ini,” ujarnya kepada wartawan, Senin (15/11) di Sumbawa.

Baca Juga:  Semua Pihak Diajak Berkolaborasi Bangkitkan Pariwisata NTB

Diungkapkannya, Bandara Sumbawa memiliki panjang landasan 1.800 meter, serta apron dengan ukuran 80 X 160 meter. Dengan kapasitas ini, dapat menampung 4 pesawat jenis ATR 72. “Kalau terkait fasilitas kita sudah siapkan lampu-lampu sebagai pendaratannya sudah ada. Kalaupun tinggal di sini misalnya kemalaman kita juga siap,” jelasnya.

Namun diakuinya, saat ini Bandara Sumbawa belum memiliki untuk pengisian bahan bakar pesawat. Termasuk tidak bisa melakukan penerbangan malam. “Kita belum punya untuk mengisi bahan bakar. Jadi kalau dia ke sini cuman datang menginap saja, ndak bisa ngisi minyak di sini gak ada untuk pengisian minyaknya,” ujarnya.

Baca Juga:  Semua Pihak Diajak Berkolaborasi Bangkitkan Pariwisata NTB

“Sudah kita laporkan kesiapan kita kalau memang mau dipakai, ya silahkan. Kita punya kapasitas parkir, paling tidak kita bisa berikan untuk 3 pesawat. Karena yang satu masih harus melayani ATR yang untuk reguler,” tambahnya lagi.

Menurutnya, pesawat yang datang nantinya dalam keadaan kosong tanpa penumpang. Karena Bandar Sumbawa hanya dijadikan lokasi parkir jika Bizam sudah tidak dapat menampung lagi. “Kemungkinan pesawatnya dalam keadaan kosong. Kecuali ada juga penumpangnya ingin berlibur,” katanya.

Baca Juga:  Semua Pihak Diajak Berkolaborasi Bangkitkan Pariwisata NTB

“Semoga kita juga dapat kecipratannya. Orang dari luar negeri selain menaruh pesawatnya, bisa juga berkunjung. Kita harapannya WSBK itu bisa lancar, sekiranya ada kekurangan untuk parkir di Lombok kita siap menampungnya,” demikian Tri Pono Basuki menambahkan. (red) 

Artikel sebelumyaKawasaki BK-117 dan HR-3603 Disiapkan
Artikel berikutnyaMisbach : Ini Sejarah, Harus Didukung dan Disukseskan Bersama!