PARIWISATA

Bupati Dorong Tingkatkan Kolaborasi Pengelolaan dan Promosi Desa Wisata

189
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sumbawa, Varian Bintoro

NUSRAMEDIA.COM — Bupati Sumbawa diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Varian Bintoro mendorong seluruh elemen masyarakat dapat berkolaborasi. Terlebih dalam membangun semangat dengan penuh kegembiraan bersama menyambut event MXGP atau balap motor cross paling elit di dunia tersebut.

MXGP dikawasan Samota, Kabupaten Sumbawa sendiri rencananya akan berlangsung pada Juni 2022 mendatang. Diyakini dengan adanya gelaran MXGP akan memberikan multiplier effect. Baik itu dari sisi pembangunan, maupun perekonomian atau kebaikan daerah secara umumnya. Hal ini disampaikan pada Jum’at (11/3) kemarin.

Tepatnya dalam giat diskusi harmoni bidang koordinasi pemerintahan dan kesra yang terlaksana diruang kerja Asisten Pemkesra Sumbawa. Diskusi harmoni ini juga dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas PMD, Sekdis Popar, Kabag Kesra, Kabag Pemerintahan dan Kabag Umum Setda Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga:  Rasakan Keseruan, Abdul Rafiq : "Pentingnya Tradisi Sumbawa Dilestarikan"

Salah satu fokus diskusinya, antara lain menggeliatkan pengelolaan dan publikasi desa-desa wisata yang ada. Menurut Varian Bintoro, Kabupaten Sumbawa memiliki banyak potensi wisata yang notabene berlokasi di desa.

Oleh karenanya, geliat desa wisata atau potensi pariwisata yang ada di desa harus terus dikembangkan dan dikelola secara baik dan profesional. “Desa Wisata di Sumbawa sangat banyak dan potensial untuk diexplore guna mendukung daya tarik kunjungan pada gelaran event internasional MXGP 2022,” kata Varian.

Desa Wisata juga merupakan salah satu agenda prioritas yang diamanatkan oleh Kemendesa PDTT dalam pengelolaan Dana Desa 2022. “Harmoni dilapangan, baik yang bersandar pada potensi lokal desa dan kearifan budaya masyarakat yang ditunjang oleh arahan program nasional, menjadi modal besar bagi Sumbawa untuk menarik animo pengunjung ke Sumbawa saat MXGP nanti,” jelasnya.

Baca Juga:  Rasakan Keseruan, Abdul Rafiq : "Pentingnya Tradisi Sumbawa Dilestarikan"

Pulau Moyo, Poto, Labuhan Ijuk, Penyaring, Batudulang, Pantai Jempol, Semongkat, Ai Lemak, Batu Tering, Pamulung, Kakiang, Teba Murin adalah beberapa lokasi obyek wisata potensial yang berbasis pada alam perdesaan yang patut terus diexplore. Bahkan Labuhan Mapin, sambung Varian, Marente, Buer, Kuliner Utan maupun Labuhan Jambu serta obyek-obyek wisata yang berada di desa-desa yang berada di perlintasan dari Bima maupun Lombok agar terus dipacu pengembangannya.

Pada kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Umum H Iskandar D juga menyarankan agar instansi terkait segera melakukan langkah-langkah konkrit yang lebih focus. “Pengembangan Desa Wisata juga harus linear dengan pengembangan budaya dan kreativitas ekonomi masyarakat setempat, termasuk ulilitas dan aminietas yang ada,” katanya.

Baca Juga:  Rasakan Keseruan, Abdul Rafiq : "Pentingnya Tradisi Sumbawa Dilestarikan"

Pria yang kerap disapa Haji Ande’ itu juga mendorong kecamatan dan desa selalu bersinergi baik dalam hal pengembangan dan promosi pariwisata desa. Dalam mendukung even internasional ini lanjutnya, konsep CHSE yaitu Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) harus menjadi perhatian bersama.

Ini dimaksudkan, kata dia, agar para pengunjung dapat menikmati keindahan wisata Sumbawa dengan nyaman, aman dan menyenangkan. “Intinya, sebagaimana arahan Bupati dan Wakil Bupati, kita sambut MXGP 2022 ini dengan konsep kolaborasi, kebersamaan dan kegotong royongan yang gemilang dan berkeadaban. Bersama kita bisa,” pungkasnya. (red) 

Artikel sebelumyaFachry Komit Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
Artikel berikutnyaIda Rahayu Jaring Aspirasi Warga Desa Sering Atas