PARIWISATA

Destinasi Wisata Budaya Sumbawa Dipersiapkan

194

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa saat ini sedang mempersiapkan destinasi wisata budaya. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sumbawa, Ikhsan Safitri kepada wartawan, Jum’at (25/2) lalu.

Dikatakan Doktor Ikhsan, pihaknya saat ini masih melakukan verifikasi terhadap semua cagar budaya yang ada. Penyiapan destinasi wisata budaya ini, merupakan wujud dari salah satu program unggulan pemerintahan Mo-Novi.

“Sepuluh program prioritas, Dikbud bersentuhan dengan dua program unggulan salah satunya pariwisata budaya,” katanya. “Pariwisata budaya termasuk didalamnya yaitu melestarikan cagar budaya,” imbuh Kepala Disnakertrans Sumbawa ini.

Baca Juga:  Rasakan Keseruan, Abdul Rafiq : "Pentingnya Tradisi Sumbawa Dilestarikan"

Diungkapkannya, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Tahun 2010, tercatat 42 jenis cagar budaya yang ada di Sumbawa. Inilah yang akan diverifikasi kembali untuk memastikan kesamaan antara data yang ada dengan kondisi di lapangan.

Apabila semua sudah disingkronkan, masih kata Doktor Ikhsan, maka bisa diterbitkan Surat Keputusan (SK) terbaru. “Saat ini kita sedang melakukan verifikasi terhadap 42 jenis cagar budaya ini yang bisa menjadi destinasi wisata budaya bagi pariwisata,” tuturnya.

“Pengamatan sementara kita menunjukkan bahwa 42 cagar budaya ini ada beberapa yang sudah secara fakta atau eksisting sudah tidak ada,” imbuhnya. Misalnya, lanjut dia, Bala’ Alas ada tercantum di sana (dalam SK), tapi secara fakta sudah tidak ada yang terlihat di dekat masjid Al Manar.

Baca Juga:  Rasakan Keseruan, Abdul Rafiq : "Pentingnya Tradisi Sumbawa Dilestarikan"

“Nah ini ada beberapa lagi yang terindikasi sudah tidak ada di lapangan, tetapi masih ada di dalam daftar,” kata Kadis Dikbud Sumbawa. Lebih lanjut dikatakan Doktor Ikhsan, setelah verifikasi dilakukan akan diterbitkan SK. “Langkah pertama kita adalah melakukan verifikasi,” katanya.

“Sehingga data lapangan sinkron dengan data kita. Ketika nanti sudah disinkronisasi, maka akan diterbitkan SK baru,” sambungnya. Dengan terbitnya SK baru nantinya, akan dijadikan dasar dalam melakukan pembinaan cagar budaya. “Berdasarkan (SK terbaru) itulah kita melakukan pembinaan terhadap cagar budaya,” tutup Doktor Ikhsan. (red) 

Baca Juga:  Rasakan Keseruan, Abdul Rafiq : "Pentingnya Tradisi Sumbawa Dilestarikan"
Artikel sebelumyaDiskominfotik NTB dan Jawa Barat Bakal Teken PKS
Artikel berikutnyaNTB Bentuk Satgas Kendalikan Harga Hotel Jelang MotoGP Mandalika