PARIWISATA

Dewan Sarankan Sosialisasi Perlu Digalakkan

60

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat mendukung rencana pembangunan kereta gantung di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

“Sepanjang baik dan itu untuk kebaikan, kami mendukung program pembangunan kereta gantung,” kata Ketua DPRD NTB, Hj Baiq Isvie Rupaeda di Mataram.

Menurut politisi Partai Golkar itu, pembangunan kereta gantung merupakan sebuah terobosan untuk mempermudah wisatawan yang ingin melihat Gunung Rinjani dari dekat, namun tidak mampu secara fisik untuk mendaki.

“(Keberadaan Kereta Gantung) kan jadi membantu, terutama bagi pengunjung atau wisatawan yang sudah berumur (lansia) tidak mampu mendaki. Karena mereka yang ingin melihat Rinjani banyak juga dari mereka yang tidak bisa,” ucapnya.

Baca Juga:  Threeo Event Planner Gelar Audisi Mister Tourism Indonesia NTB 2021 di Sumbawa 

Perempuan yang kerap disapa Hj Isvie itu juga meyakini keberadaan kereta gantung akan memberikan dampak positif bagi Lombok dan NTB umumnya.

Bahkan, jika melihat perspektif untung ruginya, ia menyatakan keberadaan kereta gantung akan membawa banyak keuntungan bagi Nusa Tenggara Barat.

“Kita bisa mendapatkan banyak pendapatan karena banyak tamu-tamu yang akan datang dan juga semakin memberikan banyak ruang bagi masyarakat untuk banyak terlibat didalamnya pariwisatanya,” ucap Isvie yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Golkar NTB ini.

Baca Juga:  Threeo Event Planner Gelar Audisi Mister Tourism Indonesia NTB 2021 di Sumbawa 

Lebih lanjut, mengenai kejelasan kereta gantung menurut Hj Isvie itu harus diselesaikan dengan melakukan sosialisasi secara massif atau terus digalakkan, sehingga masyarakat bisa memahami.

“Kalau ada penolakan disosialisasikan secara baik, dijelaskan kalau ini dibangun tidak merusak tatanan yang ada, apakah itu budaya, ekosistem dan ada istiadat. Karena kita tahu Rinjani sendiri merupakan tempat yang disakralkan,” sarannya.

Kendati demikian, ia menyatakan selama pembagunan tersebut dilakukan secara baik dan sesuai dengan tatanan yang berlaku. Dirinya tidak akan mempersoalkannya.

Baca Juga:  Threeo Event Planner Gelar Audisi Mister Tourism Indonesia NTB 2021 di Sumbawa 

“Intinya selama itu baik tidak merusak adat istiadat, alam dan bisa menambah pendapatan masyarakat, saya kira kami DPR akan mendukung,” demikian Hj Baiq Isvie Rupaeda. (red)

Artikel sebelumyaSelamat, NTB Raih Penghargaan SAKIP dari Menpan–RB
Artikel berikutnyaSeorang Warga Ropang Ditemukan Meninggal Dunia Gantung Diri