PARIWISATA

Digitalisasi Pariwisata Dilaunching

74

LOMBOK TENGAH — Senin (2/8) kemarin, Pemerintah Provinsi NTB berkolaborasi dengan PT Telkom Indonesia Witel NTB melaunching “Digitalisasi Pariwisata”. Ini sebagai bentuk upaya pemerintah dalam memberikan pelayan kepada wisatawan secara digital.

Digital Pariwisata yang dimaksud, salah satunya berupa layanan digital yang akan memudahkan wisatawan berkunjung ke banyak destinasi wisata di Pulau Lombok dan Sumbawa.

Selain itu rencananya juga akan ada penerapan fitur pesan singkat atau LBA (Location Base Advertising) yang bakal diterima oleh wisatawan begitu tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM).

Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H Lalu Gita Ariadi mengapresiasi langkah Digitalisasi Pariwisata di NTB. Hal ini membuktikan bahwa NTB semakin percaya diri dalam berkompetisi secara nasional maupun internasional.

“Kami mengapresiasi kepada PT Telkom Indonesia yang telah menginisiasi kegiatan ini. Kami menjadi lebih “pede” dalam berkompetisi dalam era nasional maupun internasional,” kata Sekda.

Ungkapan tersebut dikatakan Sekda NTB tepat pada acara Launching Digitalisasi Pariwisata yang berlangsung di Siwa Cliffr l, Kuta Mandalika pada saat memberikan sambutannya.

Ditegaskannya, agar berbagai aktivitas pariwisata tetap menerapkan protokol kesehatan untuk menghambat penyebaran COVID19. “Mari kita tetap menegakkan protokol kesehatan,” ajaknya.

“Semoga ini menjadi ikhtiar kita untuk secepatnya menyelesaikan wabah Corona agar tidak menular di daerah kita,” imbuh mantan Kepala Dinas PMPTSP NTB ini.

Sementara itu, GM PT Telkom Indonesia Witel NTB, Syaiful Rohman, mengatakan bahwa PT Telkom siap mensupport Digitalisasi Pariwisata di Provinsi NTB.

“Kami berterima kasih kepada Pemprov NTB yang telah memberikan kepercayaan yang luar biasa kepada Telkom untuk sama sama membangun pariwisata di NTB melalui digitalisasi,” katanya.

Selain itu, pria yang kerap disapa Ipung ini juga menjelaskan bahwa era digitalisasi menjadi trend diberbagai kalangan. Bahkan dari data yang ia sampaikan, bahwa Indonesia merupakan negara dengan total 125% menggunakan mobile connection atau gadget handphone.

“Mau tidak mau kita harus masuk ke digital dan pertama kali masuknya lewat gadget handphone,” kata GM PT Telkom Indonesia Witel NTB tersebut.

Salah satu fitur yang nantinya akan diterapkan kepada wisatawan yang datang ke Pulau Lombok dan Sumbawa adalah SMS LBA. “Para wisatawan yang datang melalui bandara ZAM akan menerima SMS berisikan link menuju ke bot WhatsApp, karena sekarang orang Indonesia paling mudah sosial messenger-nya melalui WhatsApp,” tutup Ipung. (red) 

Artikel sebelumyaBEM dan OKP NTB Diajak Seirama
Artikel berikutnyaPemprov NTB Hadirkan JPS Mini