PARIWISATA

NTB Usulkan Pembangunan Bandara Perintis di Dompu

64

MATARAM — Guna mempercepat akses moda transportasi kesejumlah destunasi di Kabupaten Dompu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Nusa Tenggara Barat akan mengusulkan pembangunan bandara perintis di Dompu. “Kami sedang mengusulkan penambahan penerbangan ke Bima atau mungkin saja membangun bandara perintis di Dompu, supaya akses menuju Tambora, Moyo dan Lakey sebagai destinasi utama di bagian timur bisa lebih baik,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata NTB, H Yusron Hadi, Sabtu (12/6) kemarin di Mataram.

Menurutnya, selama ini untuk menuju tiga destinasi utama di Pulau Sumbawa itu, yakni Taman Nasional Gunung Tambora, Pulau Moyo dan pantai Lakey dibutuhkan waktu 7 jam perjalanan dari Bandara Sultan Salahuddin Bima atau 12 jam dari Kabupaten Sumbawa. “Karena itu rencana kehadiran Pak Menteri Pariwisata Sandiaga Uno ke Bima, nanti kita sampaikan sehingga bisa diatensi,” kata pria yang akrab disapa Aji Yus ini.

Baca Juga:  Threeo Event Planner Gelar Audisi Mister Tourism Indonesia NTB 2021 di Sumbawa 

Selain persoalan transportasi, kata dia, pihaknya juga meminta kepada pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk membantu daerah melakukan penataan estetika destinasi wisata, mulai fasilitas jalan dalam kawasan dan toilet dengan standar yang bersih dan sehat. “Termasuk penguatan industri kreatif yang banyak ragamnya dan dukungan festival-festival supaya masuk kembali dalam kalender event nasional,” tuturnya.

Dikatakannya, Lombok dan Sumbawa kaya sekali dengan spot-spot menarik dan eksotis untuk dikunjungi. Disisi lain karakter destinasi Lombok dengan Sumbawa yang dibentuk oleh ragam landscape, sosial budaya yang berbeda memberi varian berwisata yang tak ada habisnya.

Baca Juga:  Threeo Event Planner Gelar Audisi Mister Tourism Indonesia NTB 2021 di Sumbawa 

“Ketika di Lombok kita bisa mendapatkan pantai yg mempesona, alam pegunungan yg sejuk, ragam budaya dan tentu saja area spot tourism yang menantang di belahan timur kita menemukan tempat yang kuat untuk wisata adventure alam hutan pegunungan, deburan ombak pantai yang disukai para peselancar dengan suguhan budaya yang amat beda dengan Lombok,” kata mantan Kepala Dislutkan NTB ini.

Oleh karenanya, dia berharap kehadiran Menparekraf Sandiaga Uno pada 13 dan 14 Juni di Kabupaten Bima dapat menguatkan sektor wisata di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. “Kedatangan kembali Pak Menteri Parekraf kali ini mengunjungi bagian timur NTB, yakni spot berkuda dan desa wisata Maria di Bima semoga terus bisa menghidupkan kembali giat wisata Lombok-Sumbawa,” tutup H Yusron Hadi. (red) 

Baca Juga:  Threeo Event Planner Gelar Audisi Mister Tourism Indonesia NTB 2021 di Sumbawa 
Artikel sebelumyaDikbud NTB Segera Ajukan Anggaran Untuk SMAN 11 Mataram
Artikel berikutnya“Pacoa Jara” Bisa Jadi Magnet Pariwisata NTB yang Mendunia