PARIWISATA

Resmi Ditutup, Fahri Hamzah : “Kembalikan Rakyat ke Pesisir”

144
H Fahri Hamzah

NUSRAMEDIA.COM — Minggu sore (31/10) kemarin, event Gelora Boat Race 2021 resmi ditutup. Berakhirnya balap sampan yang digelar di Pantai Gelora Sumbawa ini ditandai dengan pertandingan final di tiga kelas kategori. Yaitu, seperti Bangkarera Open, Lokal Boat dan Standart. Kegiatan ini sendiri diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan 2 tahun Partai Gelora dan 1 tahun Pantai Gelora.

Dalam penutupannya, langsung dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah yang juga merupakan pemiliki Pantai Gelora Sumbawa. Turut pula hadir Ketua DPW Gelora NTB, Lalu Fahrurrozi, Ketua DPD Gelora Sumbawa, Burhanuddin Jafar Salam atau kerap disapa BJS dan Forkopimda.

Dalam sambutannya, Fahri Hamzah menegaskan, bangkarera adalah tradisi masyarakat pesisir di seluruh dunia. Dimana, Pantai Gelora diramaikan untuk mengembalikan tradisi masyarakat sebagai masyarakat pesisir. “Kegiatan ini juga dilakukan untuk mengembalikan masyarakat ke pesisir. Karena sebenarnya orang Indonesia adalah orang pesisir. Sejumlah kota besar di Indonesia awalnya berada di pesisir,” ujarnya.

Baca Juga:  Semua Pihak Diajak Berkolaborasi Bangkitkan Pariwisata NTB

Kedepan, ungkap Fahri Hamzah, pihaknya juga telah berencana akan melaksanakan festival seafood di Pantai Gelora. Hal ini merupakan cara mengembalikan tradisi maritim Indonesia. Karena mental maritim adalah mental yang kuat. Dengan demikian, maka Indonesia akan bisa kembali berjaya. “Saya sudah berpesan kepada manajemen pantai, untuk memfokuskan kegiatan masyarakat di pantai,” tambah pria yang kerap disapa FH ini.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Sumbawa, Burhanuddin Jafar Salam menerangkan, didirikannya Partai Gelora untuk membawa kebahagiaan bagi masyarakat Indonesia. Riak yang ada saat ini akan digelorakan menjadi gelombang yang menderu. Menjadi semangat untuk lebih baik kedepannya. “Kegiatan ini untuk menjaga riak-riak menjadi gelombang,” katanya.

Baca Juga:  Samping Kantor DPRD Sumbawa yang Lama Dijadikan Taman

“Serta memberikan kebahagiaan bagi masyarakat. Pelihara riak ini sehingga menjadi gelombang yang besar,” tambah BJS yang juga mantan Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat ini. Sebelumnya, dalam laporan Ketua Panitia Pelaksana Joyce Letik yang juga Direktur Pantai Gelora menyampaikan, Event Boat Race 2021 dilaksanakan sejak tanggal 9 hingga 31 oktober 2021.

Perlombaan ini diikuti oleh 70 sampan, dengan total hadiah mencapai Rp 60 juta. Disebutkannya, adapun kegiatan ini digelar sebagai bagian dari semarak 2 tahun partai Gelora dan 1 gahun pantai Gelora. Pentingnya lagi, kata dia, sebagai ajang silaturahmi masyarakat pesisir yang ada di Kabupaten Sumbawa. Selain itu, pihaknya juga ingin mengangkat tradisi masyarakat pesisir.

Baca Juga:  Samping Kantor DPRD Sumbawa yang Lama Dijadikan Taman

Dimana menguji keahliannya dalam membuat sampan untuk berkompetisi riang gembira mengembalikan kebahagiaan masyarakat setelah sekian lama tertekan oleh keadaan COVID19 yang berkepanjangan. “Karena kami yakin ketika masyarakat bahagia pasti akan mempengaruhi kehidupan mereka. Menjadikan mereka lebih bersemangat baik itu dalam keseharian mereka dan semangat mereka untuk mencari nafkah,” katanya.

“Kami termasuk masyarakat pabiring memandang perlu mengapresiasi setiap lirih kehidupan masyarakat kita. Keyakinan kami, harapan kami bahwa masa depan lebih baik di laut Sumbawa, kami percaya apa yang kami lakukan hari ini walaupun hanya riak-riak kecil akan menjadi gelombang perubahan yang besar,” tutupnya. (red) 

Artikel sebelumyaPesilat Pagar Nusa di Sumbawa Langsung Menang di Porkab
Artikel berikutnyaDishub NTB Pastikan Kesiapan Transportasi Angkut Penonton World Superbike