PARIWISATA

Semua Pihak Diajak Berkolaborasi Bangkitkan Pariwisata NTB

50
Ketua BPPD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ari Garmono

NUSRAMEDIA.COM — Berbagai event yang terlaksana di Provinsi Nusa Tenggara Barat, seperti Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) berjalan sukses. Kini NTB mulai bersiap menyambut event internasional lainnya, yaitu gelaran balap motor bergengsi yang paling ditunggu-tunggu masyarakat dunia, yaitu MotoGP pada Maret 2022 mendatang.

Dampak dari adanya berbagai event-event itu mulai tarasa. Baik itu disektor perekonomian maupun pariwisata. Bahkan NTB terbilang kini mulai bangkit. Terlebih mata dunia kini mulai tertuju ke NTB. Tentunya ini menjadi sebuah kesempatan yang akan menjadi moment dimana NTB mampu membuktikan diri kepada dunia dan berpeluang besar mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki. Salah satunya, adalah pariwisata NTB.

Khusus pariwisata, segala sesuatunya kini mulai dipersiapkan oleh NTB untuk dicuatkan kepada dunia. Hal itupun diakui oleh Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, Ari Garmono. Pihaknyapun menegaskan bahwa saat ini sedang fokus merumuskan pola promosi destinasi pariwisata. Baik itu yang ada di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.

“Saat ini kita fokus MotoGP. Jadi ini kesempatan dimana kita akan jadikan momen kebangkitan pariwisata NTB dengan memanfaatkan event MotoGP nanti mempromosikan semua potensi yang ada, khususnya dibidang pariwisata,” katanya, Jum’at (26/11) di Mataram. Adapun beberapa pola atau strategi yang akan digunakan BPPD nantinya sembari berkolaborasi dengan kabupaten/kota di NTB, yakni menggelar berbagai event.

Melalui event-event atau lomba yang akan diselenggarakan itu nantinya sekaligus memperkenalkan destinasi yang ada di NTB. Sebagai tindak lanjut, kata Ari Garmono, pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan BPPD Kabupaten/Kota serta melibatkan asosiasi yang ada di NTB.

“Jadi nanti maksudnya, nggak melulu kita semua yang handle. Intinya kita siap berkolaborasi. Karena memang untuk membangkitkan pariwisata ini kita tentu tidak bisa sendiri, perlu dukungan dan kerjasama yang baik dari semua pihak,” tegasnya.

“Kemungkinan nanti kita juga akan bikin festival musik, tapi tidak di Mandalika lagi. Di destinasi lainnya, karena daerah lain juga membutuhkan sentuhan promosi. Jadi itu kira-kira pertimbangannya, supaya merata. Bergantianlah,” demikian Ari Garmono menambahkan. (red) 

Artikel sebelumyaPandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD NTB 2022
Artikel berikutnyaJum’at Berkah, Kabar Baik dari Bang Zul