PEMERINTAHAN

77 Desa di Sumbawa Cairkan DD Tahap I

183

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Sebanyak 77 dari 157 desa di Kabupaten Sumbawa segera menerima dana desa (DD) tahap satu untuk tahun 2020. Pencairannya sendiri sudah diusulkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat ke Bupati.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Varian Bintoro, S.Sos,. M.Si membenarkan hal tersebut. Dikatakan, pihaknya sudah mengusulkan kepada bupati untuk pencairan terhadap DD 77 desa ini pada Jum’at (7/2) lalu. Hal ini karena puluhan desa dimaksud sudah menyelesaikan APBDes tahun 2020 sebagai persyaratan pencairan DD tahap pertama.

“Sudah 77 desa yang menetapkan APBDes dan sudah diminta penyaluran DD tahap pertama sebesar 40 persen ke Bupati,” ujarnya, Senin (10/2).

Baca Juga:  Wagub Minta Pelabuhan Lembar Ditata Baik dan Menarik

Dijelaskan Varian akrabnya disapa, tahun ini ada perubahan sistem dalam penyaluran DD secara nasional. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 205 tahun 2019, penyaluran DD dilakukan dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Desa (RKD). Tidak lagi harus melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) seperti tahun sebelumnya. Meskipun demikian, untuk penyaluran tetap mendapat rekomendasi dari Bupati Sumbawa.

“Sekarang tidak lagi harus melalui Rekening kas desa, tetapi langsung ke kas desa. Tetapi desa-desa yang mencairkan anggarannya itu tetap mendapat rekomendasi dari Bupati melalui Dinas PMD. Kemudian  Pak Bupati memberikan persetujuan dan itu langsung disampaikan ke KPPN selaku bendahara umum negara di Kabupatn Sumbawa,” terangnya.

Baca Juga:  Satgas Aset Pemprov NTB Mulai Lakukan Pendataan di Gili Trawangan

Sementara ini, terhadap desa-desa lainnya terus didorong untuk mempercepat penyelesaian APBDes. Sehingga desa tersebut segera melakukan pencairan DD.

“Sisa desa yang belum sedang kita proses untuk segera menyelesaikan APBDes,” tambah Varian.

Adapun penyaluran DD tahun 2020, lanjutnya, tahap pertama sebesar 40 persen setelah desa merampungkan APBDes. Kemudian tahap kedua sebesar 40 persen dengan persyaratan menyampaikan laporan realisasi penyerapan dan capaian  output DD tahun sebelumnya. Sedangkan tahap ketiga sebesar 20 persen dengan persyaratan menyampaikan capaian output DD tahap   pertama dan kedua tahun 2020. Termasuk laporan konfergensi stunting tingkat desa.

Baca Juga:  Pemprov NTB Siapkan Rapid Tes Gratis

“Tahun ini pencairan DD, tahap pertama 40 persen, tahap kedua 40 persen dan tahap ketiga 20 persen. Kalau tahun lalu tahap pertama 20 persen, tahap kedua 40 persen dan tahap ketiga 40 persen,” jelasnya.

Diungkapkannya, penyusunan APBDes untuk tahun 2020 jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Di mana hingga 31 Desember lalu sudah ada sekitar 50 desa yang menetapkan APBDes.

“Artinya ada kemajuan. Harapannya kedepan, semua desa bisa menyelesaikan APBDes di akhir tahun,” pungkasnya. (red) 

Artikel sebelumyaBupati Kerahkan Perangkat Daerah Sukseskan Sensus Penduduk Online
Artikel berikutnyaSumbawa Juara Umum II di Kejurprov INKAI NTB 2020