PEMERINTAHAN

Ahyar Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

109

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada setiap tanggal 1 Oktober diperingati oleh Pemerintah Kota Mataram tepat pada tanggal 1 Oktober 2018 dengan menggelar upacara yang diikuti oleh seluruh jajaran Pemerintah Kota Mataram di halaman Kantor Wali Kota Mataram, pada Senin (01/10/18).

Wali Kota Mataram, TGH Ahyar Abduh memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila, Senin 1 Okotober 2018 di Kota Mataram.

Upacara Hari Kesaktian Pancasila dipimpin langsung oleh Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh, yang pada kesempatan tersebut mengingatkan seluruh jajarannya untuk menjadi elemen bangsa yang secara konsisten menerapkan nilai-nilai dasar Pancasila di lingkungan kerja maupun tempat tinggalnya, serta menegakkan komitmen bersama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga:  Kepala Perwakilan BPK NTB Berganti

Dalam sambutan tertulis yang dibacakannya di hadapan seluruh peserta upacara, Wali Kota mataram H. Ahyar Abduh juga menyampaikan bahwa pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2018 ini, memiliki warna tersendiri. Karena Kota Mataram masih

berada dalam masa pemulihan pasca bencana gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dengan kondisi tersebut, tentu saja ada beberapa program kerja dan kegiatan yang tertunda. “Namun dengan semangat kesaktian Pancasila yang telah teruji bertahun-tahun, kita harus yakin dengan kekuatan diri dan kembali bangkit membangun Kota Mataram yang kita cintai ini,” ucapnya.

Baca Juga:  Wagub Paparkan Inovasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi di NTB

Disampaikan pula oleh Wali Kota, bahwa ada tiga prinsip yang dipesankan oleh Presiden RI pertama Ir. Sukarno, yang harus ditanamkan pada diri setiap warga negara.

Tiga prinsip yang disebut dengan Tri Sakti adalah; Sakti dalam berbudaya dan berkepribadian dalam arti membentuk karakter bangsa Indonesia sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang lahir dari khazanah budaya bangsa, Sakti dalam bidang ekonomi atau berdiri

diatas kaki sendiri sebagaimana ekonomi Pancasila yang didasarkan pada kemandirian, kekeluargaan, dan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional, serta Sakti dalam berdaulat dan menjaga keutuhan wilayah NKRI.

Baca Juga:  Kabupaten Sumbawa Akan Terapkan "Simon Pajak Online"

“Karena kedaulatan wilayah adalah sumber kekayaan sekaligus simbol harga diri sebagai sebuah bangsa yang besar,” tuturnya. (NM1)

Artikel sebelumyaZul-Rohmi Gelar Pertemuan dengan Bupati/Walikota se-NTB
Artikel berikutnyaDPRD NTB Yakin, Pusat Tetap Komit Perhatikan NTB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here