PEMERINTAHAN

Alat CT-Scan dan Gedung Hemodialisa RSMA Sumbawa Diresmikan

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial Kemasyarakatan, Dr. Hj. Nurhandini Eka Dewi meresmikan alat bantu diagnosis atau Computed Tomography Scan (CT Scan) canggih 128 slice dan Gedung cuci darah (hemodialisa) milik Rumah Sakit H.L. Manambai Abdul Kadir Sumbawa (RSMA), Senin (15/10).

Keterangan Foto:
Persemian alat bantu diagnosis atau Computed Tomography Scan (CT Scan) canggih 128 slice dan Gedung cuci darah (hemodialisa) milik Rumah Sakit H.L. Manambai Abdul Kadir Sumbawa (RSMA), Senin (15/10).

Peresmian ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Penglihatan Sedunia (HPS) tahun 2018, di rumah sakit setempat yang menggelar bakti sosial beupa operasi katarak gratis dan pemberian kacamata untuk anak Sekolah Dasar (SD) yang mengalami gangguan refraksi.

Dalam sambutan Gubernur NTB melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial Kemasyarakatan, Dr. Hj. Nurhandini Eka Dewi., M.Kes., S.PA mengatakan, dengan telah beroprasinya kedua prasarana kesehatan tersebut dapat lebih mendekatkan akses kesehatan lanjut bagi masyarakat Sumbawa. Sehingga untuk melakukan CT Scan, masyarakat tidak perlu lagi harus dirujuk ke Mataram.

Selain itu, bagi masyarakat yang sudah teratur melakukan cuci darah, dengan adanya gedung hemodialisa, saat ini masyarakat Sumbawa sudah cukup menuju RS H.L Manambai Abdul Kadir saja. Dengan ini tentunya akan berdampak pada lebih kecilnya biaya yang dikeluarkan. Termasuk juga tidak terlalu menguras kesehatan pasien yang mengharuskan pulang pergi Mataram-Sumbawa seperti biasanya.

Baca Juga:  Dinas PUPR Sumbawa Lakukan Perbaikan Jalan Osap Sio

“Selamat kepada RS H.L Manambai Abdul Kadir Sumbawa atas diresmikannya alat CT Scan dan Gedung Hemodialisa. Pesan kami, lebih mudah membeli daripada memelihara. Sekarang sudah punya alat ST Scan dan Gedung Hemodialisa tolong dijaga dengan baik,” ujarnya.

Sementara Direktur RSMA Sumbawa, dr. H. Syamsul Hidayat mengungkapkan alat CT Scan telah terpasang sejak beberapa bulan yang lalu. pihaknya pun saat ini sudah mengantongi izin operasional dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Sehingga peresmian dapat dilakukan.

“Surat-surat sudah lengkap izin sudah oke. Makanya bersamaan dengan adanya agenda Hari Penglihatan Sedunia kita manfaatkan momentum itu. Sehingga bisa terlaksana,” ujarnya.

Diterangkannya, adanya alat canggih tersebut merupakan sebuah kemajuan bagi RSMA. Dimana nantinya bisa membantu dokter mendiagnosa lebih cepat terkait keluhan atau penyakit yang diderita masyarakat. Seperti halnya untuk mendeteksi kelainan pada jantung, paru, tumor dan lain sebagainya. Pecahnya pembuluh darah pada otak juga bisa terbaca dari alat ini. Termasuk terhadap ibu hamil, jika dokter kandungan membutuhkan ketelitian lebih jauh untuk mendeteksi adanya kecacatan dan sebagainya bisa dilihat.

“Ini merupakan sebuah kemajuan bagi RSMA. Dengan adanya alat ini maka Insya Allah kedepan akan memudahkan masyarakat kita di Pulau Sumbawa dalam pelayanannya. Nanti ketika masyarakat Pulau Sumbawa membutukan scan bisa dilaksanakan di tempat kita,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemda Sumbawa Dorong Program Konservasi SDA

Menurutnya, CT Scan 128 slice yang dimiliki RSMA salah satu yang tercanggih yang dilengkapi dengan peralatan diantaranya injector, laptop, printer dan aplikasi untuk mengedit gambar. Secara teknis alat ini sudah bisa difungsikan, bahkan beberapa waktu lalu pihaknya sudah menerima pasien rujukan asal Dompu. Dan alat CT Scan inilah yang digunakan.

“Mudah-mudahan dengan peresmian alat ini bisa menjadi suatu keunggulan RSMA dibandingkan rumah sakit lainnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya pulau sumbawa,” terangnya.

Selain CT Scan,  di RSMA juga sudah terbangun gedung cuci darah (hemodialisa). Tinggal dilakukan pemasangan alat yang diharapkan bulan depan. Harapannya di akhir tahun nanti, pihaknya sudah bisa menerima pasien-pasien rujukan dari rumah sakit kabupaten/kota untuk mempergunakan CT Scan dan alat cuci darah. Adapun alat lain yang dimiliki di bidang radiologi, juga sudah canggih.

Misalnya Digital Radiografi (DR), USG 4 dimensi alat laboratorium  dan lainnya. Tentunya dengan adanya alat-alat canggih ini, cita-cita RSMA menjadi rumah sakit rujukan di Pulau Sumbawa mulai tergambarkan.

Baca Juga:  Bupati Kukuhkan Masa Jabatan 8 Tahun Bagi 914 Anggota BPD

“Dengan adanya alat-alat canggih di RSMA ini mudah-mudahan bisa membantu masyarakat kita khususnya Pulau Sumbawa tidak jauh lagi melakukan rujukan ke rumah sakit yang ada di Pulau Lombok. Ini sedikitnya membantu, walaupun memang SDM masih kita butuhkan banyak. Contohnya  nanti kita butuh spesialis bedah saraf. Dengan adanya alat ini dapat diinformasikan, sehingga  para dokter spesialis itu tertarik untuk datang memberi pelayanan di RSMA,” harapnya

Sesuai dengan hajat provinsi, lanjutnya, keberdaan RSMA diharapkan bisa membantu kebutuhan akan layanan yang lebih baik terhadap masyarakat di Pulau Sumbawa. Meskipun masih kekurangan SDM, saat ini rumah sakit ini semakin banyak diminati dokter spesialis.  Jika peralatan dan SDM terpenuhi, maka hal ini akan menjadi dasar untuk mengajukan RSMA agar segera menjadi tipe B.

“Memang pada dasarnya itu di SDM. Syukur alhamdulilah RSMA sekarang semakin hari semakin banyak diminati oleh para dokter  spesialis. Buktinya bahwa kita sudah mempunyai  sekitar 20 orang dokter spesialis. Walaupun itu untuk  menuju Tipe B masih banyak kekurangannya. Tetapi dengan adanya peralatan-peralatan canggih juga bisa menjadi daya tarik. Apalagi kita sudah melakukan MoU dengan rumah sakit umum provinsi,” tutupnya. (NM3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini