PEMERINTAHAN

Bang Zul : Aduan Masyarakat Harus Cepat Direspon!

74

MATARAM — Senin (16/8), Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah menghadiri acara serah terima jabatan Kepala Dinas PUPR NTB. Sebagaimana diketahui, Ridwansyah sebagai Kepala Dinas PUPR yang baru menggantikan Sahdan. Sedangkan Sahdan, kini menjabat sebagai Kalak BPBD NTB.

Dikesempatan itu, Gubernur NTB dengan tegas meminta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) agar merespon cepat semua keluhan dan aduan masyarakat. Menurutnya, salahsl satu hal yang sering dikeluhkan oleh masyarakat di media sosial dan secara langsung adalah terkait infrastruktur yang menjadi kewenangan Dinas PUPR.

“Jalan rusak, irigasi tidak ada ataupun got tersumbat dan sebagainya, semuanya Dinas PUPR,” kata mantan anggota DPR RI ini. “Karena masyarakat, tidak mau tau, apakah itu jalan desa, jalan tani, jalan provinsi yang dipertanyakan masyarakat adalah tanggung jawab seorang gubernur. Pokoknya mau itu wewenang kabupaten/kota mana tanggungjawab Gubernur, itu pertanyaan masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pemprov NTB Siapkan Rapid Tes Gratis

Ia menilai selama ini PUPR merupakan OPD yang paling lambat merespon keluhan masyarakat di media sosial. Ini bukan tanpa alasan, karena Gubernur mengaku, ia setiap waktu memantau bahkan menjawab keluhan-keluhan tersebut. “Saya setiap hari memantau dan mejawab semua keluhan itu, bahkan dengan kata-kata yang tidak pantas didengar,namun tidak satupun direspon oleh PUPR,” pintanya.

Sekarang ini, ada istilah revolusi peningkatan harapan. Menjabat sebagai kepala daerah, baik itu bupati, walikota maupun gubernur hingga presiden beda dengan era sebelum reformasi. Masyarakat di dusun, desa-desa hingga pelosok karena didatangi langsung, punya harapan yang tinggi kepada pemimpin yang dipilihnya. “Tidak lagi feodal seperti dulu, tetapi harus segera merespon dan menanggapi semua aduan dan keluhan masyarakat,” kata Bang Zul kerap Gubernur NTB disapa.

Baca Juga:  Program Zul-Rohmi Dinilai Luar Biasa

Untuk itu, seorang pimpinan dituntut pengembangannya lebih, untuk merespon keinginan publik secara cepat. Sementara itu, Kadis PUPR NTB yang baru Ridwansyah mengatakan, di PUPR ada 454 PNS dan 450 non ASN, dengan moto bekerja keras, bergerak cepat dan berpindah tempat, akan mengawal pembangunan infrasruktur di NTB. “Saya bersama Pak Sahdan pernah bekerjasama selama 5 tahun, hati dan dedikasi kami sejak awal ada pada dinas PUPR ini,” kata mantan Asisten II Setda Provinsi NTB ini.

Baca Juga:  Ditempa Musibah Beruntun, Daya Tahan Zul-Rohmi Dinilai Sangat Baik

Sehingga program dan pekerjaan yang belum rampung dan menjadi keluhan masyarakat akan segera diselesaikan dan direspon dengan cepat. “Tentunya dengan membangun koordinasi dan komunikasi dengan seluruh kepala daerah dan steakholder yang ada,” tutup Ridwansyah.

Hal yang sama disampaikan mantan Kadis PUPR NTB, Sahdan menyampaikan bahwa kehadiran gubernur pada kegiatan seperti ini merupakan spirit untuk ASN. “Untuk terus bekerja maksimal dalam membangun daerah,” kata Sahdan sembari menegaskan maka semangat ini akan dijadikan motivasi untuk menyelesaikan semua program dan target di BPBD Provinsi NTB. (red) 

Artikel sebelumyaXbox One to launch in China this month after all
Artikel berikutnyaGUBERNUR dan WAKIL GUBERNUR NTB : DIRGAHAYU RI KE-76