HEADLINE

Belasan Pejabat Lingkup Pemprov NTB Dirotasi

359

MATARAM — Kamis (12/8), belasan pejabat lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dirotasi. Mereka terdiri dari 4 pejabat eselon II dan 7 orang lainnya adalah eselon III. 11 orang ini secara resmi dianbil sumpahnya dan dilantik oleh Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H Lalu Gita Ariadi tepatnya di Gedung Graha Bhakti Praja lingkup Kantor Gubernur NTB.

Empat pejabat eselon II yang dilantik, Ridwansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB kini dipercayakan sebagai Kepala Dinas PUPR NTB. Sedangkan Sahdan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas PUPR kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Pelaksana BPBD NTB menggantikan Zainal Abidin. Kemudian, Zainal Abidin pun dipercayakan sebagai Kepala Dinas ESDM NTB yang baru.

Baca Juga:  Program Zul-Rohmi Dinilai Luar Biasa

Sementara Kepala Dinas ESDM NTB yang sebelumnya kini dipercayakan sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda NTB menggantikan posisi Ridwansyah. Kemudian tujuh orang pejabat eselon III lainnya mengisi berbagai jabatan yang ditetapkan.

Sekda NTB, HL Gita Ariadi dalam sambutannya menegaskan bahwa proses mutasi jabatan dilingkup ASN merupakan proses alamiah. Yakni dengan tujuan melakukan penyegaran serta meningkatkan efektivitas birokrasi dalam penyelenggaraan tugas pemerintahan sebagai pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan.

“Dalam daerah kita, memang birokrasi dituntut untuk mampu bergerak cepat lincah efektif dan produktif. Terlebih ketika dalam situasi pandemi saat ini,” kata Sekda NTB usai mengambil sumpah sejumlah pejabat.

Menurut dia, dalam lingkungan kerja yang strategis dan mengalami perubahan yang seiring dengan meningkatkan harapan masyarakat. “Maka mau tidak mau, suka tidak suka dan siap tidak siap birokrat harus melakukan kerja-kerja yang efektif dan produktif dalam rangka mencapai target-target yang sudah ditentukan,” kata Sekda NTB.

Baca Juga:  Satgas Aset Pemprov NTB Mulai Lakukan Pendataan di Gili Trawangan

Kembali dilanjutkan Gita Ariadi, birokrasi harus melakukan adaptasi mengantisipasi peluang dan tantangan yang terjadi untuk menghadapi wabah COVID19. “Semuanya membutuhkan sinergisitas kita untuk melayani disaat semua sangat terbatas,” harap mantan Kepala Dinas PMPTSP NTB tersebut.

Tak lupa, Sekda juga mengingatkan sebagaimana menjadi pengetahuan bersama ada wacana yang sedang berproses dan segera akan final sebgai langkah kebijakan untuk melakukan peminjaman penganggaran disalah satu BUMN Menteri Keuangan. Tentu kebijakan ini diharapkan agar proses pembangunan di NTB dapat berjalan dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga:  Wagub Minta Pelabuhan Lembar Ditata Baik dan Menarik

Untuk itu, dalam menjaga momentum pembangunan ini termasuk di dalam mengawal merencanakan melaksanakan maupun memenuhi kewajiban-kewajiban yang sudah ditetapkan dalam melakukan peminjaman anggaran dan lain sebagainya. Oleh karenanya, Sekda berharap tentu dibutuhkan langkah-langkah strategi untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil itu adalah kebijakan yang bisa diterapkan dengan sebaik-baiknya.

“Kita kawal dengan sebaik-baiknya agar menghasilkan sebuah output yang dibutuhkan oleh masyarakat dan lebih daripada itu harus memastikan bahwa pinjaman dengan skema-skema yang ada bisa dipenuhi kewajiban-kewajiban yang harus kita lakukan,” tutup Lalu Gita Ariadi. (red) 

Artikel sebelumyaCegah COVID19, Gubernur NTB : “Jaga Diri dengan Iman dan Imun”
Artikel berikutnyaHBK Sapa Konstituen Lewat Webinar