PEMERINTAHAN

Besok, Pasar Seketeng Ditutup! Ini Alasannya…

190

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Kegiatan Pasar Seketeng mulai Rabu (13/2), besok akan ditutup. Hal ini menyusul Taman Kerato, Kecamatan Unter Iwes yang sudah dapat digunakan sebagai relokasi pasar tersebut.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumbawa, H. Hasan Basri kepada wartawan mengatakan, berbagai persiapan relokasi di Taman Kerato seperti pendirian lapak pedagang pun telah dilakukan. Direncanakan besok pagi sudah mulai  dapat ditempati.

“Persiapan dalam rangka penetapan relokasi pedagang pasar yang direncanakan mulai besok pagi. Kegiatan ini adalah menindaklanjuti kegiatan kemarin dalam rangka penempatannya,” ujarnya diselah-selah meninjau persiapan relokasi, Selasa (12/2).

Diterangkan H. Bas-akrabnya disapa, meskipun pada awal pemindahan masih ada kekurangan, pihaknya siap memperbaiki hal tersebut sambil berjalannya kegiatan pasar.

Baca Juga:  Fraksi PKB Minta Pemprov NTB Siapkan Isolasi Terpusat

Dimana sejauh ini, selain lapak pihaknya juga sudah mempersipakan kamar mandi dan tandon sebagai penampung air bersih.

“Dalam arti ada kekurangan besok kita sambil perbaiki, kalau kita tunggu lengkap betul tidak mungkin. Masalah fasilitas kamar mandi kita sudah siapkan 4, ada portable dua dan permanen dua. Ada tandon juga kita siapkan,” terangnya.

Haji Bas mengungkapkan, awalnya untuk mengatur posisi pedagang direncanakan menggunakan sistem undian. Namun hal itu urung dilakukan lantaran pedagang lebih memilih mengatur sendiri tempatnya berdasarkan kelompok yang sudah ada sebelumnya.

Baca Juga:  Pemkab Sumbawa Siapkan Skema Tangani Jalan Osap Sio

“Dia berharap tetangganya saat di pasar seketeng juga menjadi tetangganya di sini, karena merasa sudah enak. Kalau umpamanya dia mau jemput anaknya bisa menitip barang dagangannya, kalau diundi tentu dia beda tetangganya dia harus menyesuaikan diri. Yang kedua kalau ada kelebihan sedikit, umpamanya temannya punya bakul dua atau lebih bisa dititip,” ungkap H. Bas.

“Alhamdulillah kemarin pedagang ikan dan sayur ini, termasuk sembako sudah bisa mengatur, membagi dirinya sendiri,” tambahnya.

Mulai beroperasinya pasar sementara di Taman Kerato ini juga bersamaan dengan ditutupnya Pasar Seketeng. Sehingga pihaknya berharap tidak ada lagi pedagang maupun masyarakat yang menuju Pasar Seketeng.

Baca Juga:  Bimtek Monitoring Isu Publik

“Oleh karena itu kita minta doa dan dukungan semua pihak, termasuk yang belanja juga nanti jangan di sana, meskipun ada tersisa satu dua orang. Karena jika yang belanja di sini semuanya tidak ada lagi yang berjualan di sana,” jelasnya

“Kalau masih ada yang berjualan, kami akan mengambil sikap. Nanti malam kita akan pagar seng biar tidak ada lagi yang berjualan di sana. Semua kita di sini, InsyaAllah ditutup. Kalaupun ada yang kurang sambil jalan kita lengkapi,” tegas H. Bas. (NM3)

Artikel sebelumyaTerakomodir Baik di Taman Kerato, Pedagang Merasa Puas
Artikel berikutnyaGelar Rakor, Bawaslu Segarkan Kembali Pengawasan Kampanye

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here